Atasi Anomali Kemiskinan, Pemkab Sragen Libatkan Universitas

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) Sragen Mengambil Langkah Strategis Untuk Mengatasi Anomali Kemiskinan Dengan Menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Di Seluruh Wilayah Kabupaten Sragen.

Hal Ini Dinyatakan Oleh Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sragen Tahun 2026.

Musrenbang Yang Digelar Di Pendopo Sumonegaran, Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Sragen Pada Senin (24/3/2025) Tersebut Merupakan Tindak Lanjut Dari KP RANWAL RPJMD Tahun 2025 – 2029 Yang Dilaksanakan Di Aula Kantor Terpadu Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen Pada Selasa (18/3/2025).

“Saat Ini Bappenas Sedang Melakukan Penyapuan, Jadi Data Kemiskinan Di Kabupaten Sragen Diintegrasikan Untuk Nanti Menjadi Rujukan Tunggal.” Terangnya.

Lebih lanjut Bupati Sigit Pamungkas Menekankan Bahwa Pemkab Sragen Akan Berkolaborasi Dengan Perguruan Tinggi Untuk Melakukan Verifikasi Ulang.

“Tugas Mahasiswa Terlihat Sederhana, Hanya Memastikan Kebenaran KK Miskin. Tetapi Kalau Bisa Dilakukan Dengan Benar, Dampak Terhadap Efisiensi Anggaran Mencapai Milyaran.” Jelasnya.

Ia Menambahkan Perkuatan Data Ini Mampu Menjadi Acuan Bagi Banyak Program, Salah Satunya Pelatihan Ketenagakerjaan. Akurasi Error Di Ambang Batas Normal Memudahkan Pemda Sragen Untuk Mendeteksi Sebaran Pelatihan Keterampilan, Hal Ini Memungkinkan Pemda Sragen Menghindari Repetisi Pelatihan Pada Kelompok Yang Sama Dan Mendeteksi Tindak Lanjut Dari Pelatihan Yang Telah Diselenggarakan.

Hadir Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sragen, Suparno, Untuk Menyampaikan Pokok Pikiran Dari 3.214 Aspirasi Yang Masuk Ke DPRD Sragen.

“Kabupaten Sragen Adalah Lumbung Pangan Tetapi Angka Kemiskinannya Tinggi, Kami Mengapresiasi Upaya Bupati Sigit Pamungkas Dalam Peninjauan Ulang Demi Kesesuaian Data.” Ucapnya.

Selaras Dengan Pemutihan Data, Suparno Menyampaikan Pemberdayaan Masyarakat Miskin Perlu Dikelola Secara Berkelanjutan Melalui Keterpaduan Antar Sektor Dan Program. Di Antaranya Pertumbuhan Ekonomi Daerah Yang Diharapkan Berdampak Positif Pada Peningkatan Pendapatan Masyarakat. Hal Ini Selaras Dengan Salah Satu Rencana Intervensi 2026 Mengenai Penyediaan Akses Internet Di Ruang Publik, Sebagaimana Yang Disampaikan Bupati Sigit Pamungkas  Sebelumnya Bahwa Akses Internet Gratis Akan Memicu Perkembangan Ekonomi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Kami Berkaca Bahwasanya Masyarakat Sragen Adalah Orang Gigih Yang Selalu Memperjuangkan Hidupnya Dan Tidak Pernah Melewatkan Kesempatan Yang Ada, Di Wilayah Manapun Bahkan Di Luar Pulau Jawa Pasti Ada Warga Sragen Yang Bekerja. Jika Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sagen Tidak Diperkuat, Maka Sulit Bagi Kabupaten Sragen Untuk Mentas Dari Kemiskinan.” Tegasnya.

Selain Aspirasi Melalui Pendekatan Politik, Terdapat 1.235 Usulan Hasil Musrenbang Desa Dan Kelurahan. Semua Pendapat Yang Terjaring Menjadi Bahan Masukan Pemkab Sragen Untuk Pembahasan-Pembahasan Berikutnya, Termasuk Setiap Pertanyaan Yang Disampaikan Peserta Pada Sesi Tanya-Jawab. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

1 thought on “Atasi Anomali Kemiskinan, Pemkab Sragen Libatkan Universitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *