Sragen-Inspirasiline.com. Wisuda Sekolah Lansia Angkatan 3 Kabupaten Sragen yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKB PPPA), Selasa (27/1/2026), di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen.
Kegiatan ini dihadiri oleh Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol Hery Wiyanto, Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, Kepala Dinas PPKB PPPA Kabupaten Sragen dr. Yohanes Agus Sudarmanto serta diikuti 133 Wisudawan Dan Wisudawati.
Brigjen Pol Hery Wiyanto mengapresiasi Kabupaten Sragen yang dinilainya progresif dalam program mengambangkan Sekolah Lansia, bahkan menjadi Salah Satu Daerah Pertama di Jawa Tengah yang melaksanakan Wisuda lansia pada Tahun 2026.
“Sekolah Lansia bukan hanya belajar, tetapi ruang untuk menumbuhkan semangat hidup, memperkuat silaturahmi, dan membuktikan bahwa belajar tidak mengenal batas usia. Lansia bukan berarti berhenti, justru menjadi sumber inspirasi bagi keluarga dan generasi muda,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Sragen Sigit Pamungkas dalam Perayaannya menyampaikan kebanggannya kepada para Wisudawan Dan Wisudawati yag telah menunjukkan semangat belajar luar biasa di usia lanjut.
“Wisuda ini mengejutkan kita semua. Lasia Sragen membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus belajar dan berdaya. Ilmu yang didapat adalah ilmu terapan, yang langsung bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan, kebahagiaan, dan kebermanfaatan di lingkungan sekitar,” tutur Bupati Sigit Pamungkas.
Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen akan terus mendukung program Sekolah Lansia sebagai bagian dari upaya melawan tantangan perubahan struktur penduduk.
“Agar tidak menjadi beban generasi muda, lansia harus sehat, bahagia, dan tetap produktif sesuai kemampuannya. Sekolah Lansia adalah Salah Satu Ikhtiar nyata untuk mewujudkan hal tersebut,” tegasnya.
Ketua Penyelenggara, Eko Windu Nugroho, dalam laporannya menyampaikan bahwa Sekolah Lansia merupakan upaya strategi pemberdayaan usia agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif.
Berdasarkan data BPS Kabupaten Sragen Tahun 2024, penduduk usia 60 Tahun ke atas mencapai sekitar 16,66 Persen dari total penduduk.Sekolah Lansia hadir sebagai ruang pembelajaran berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia, baik secara fisik, mental, sosial, maupun spiritual, jelasnya.
Ia menambahkan, Wisuda ini bukan sekedar seremoni kelulusan, melainkan bentuk apresiasi atas komitmen para peserta dalam mengikuti proses pembelajaran, sekaligus penguatan peran lansia di tengah keluarga dan masyarakat. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
