Prihatin Kecelakaan KRL Bekasi Siswa SD Gelar Aksi di Stasiun Sukoharjo

NEWS

Sukoharjo-Inspirasiline.com. Tragedi kecelakaan Kereta Api di Bekasi membuat masyarakat terutama anak-anak SDN Gayam 5 Sukoharjo menaruh prihatin dan turut empati atas kejadian tragedy KRL Bekasi.  Anak-anak SDN Gayam 5 Sukoharjo yang dipimpim oleh Kepala Sekolahnya Ryka Purwani memberikan suport kepada masinis dan kepala Stasiun Sukoharjo yang dilaksanakan pada Selasa  (28/4/2026).

SDN Gayam 5 bekerjasama dengan P4GN atau yang lebih dikenal Badan Narkotika Kabupaten (BNK)  yang dipandegani oleh Danar Widanarko dengan sapaan akrab mas Danar yang berkostum Gatut Kaca bersama-sama dengan anak-anak SDN Gayam 5 Sukoharjo mendatangi Stasiun Kereta Api Sukoharjo yang bermaksud turut berempati dan belasungkawa atas tragedy KRL di Bekasi.

Anak-anak menunjukkan gambar kereta api.

Lebih lanjut Danar menyampaikan aksi ini dikuti oleh 30 siswa SDN Gayam 5 Sukoharjo bersama-sama dengan relawan BNK, mereka menyatakan bahwa masih tetap setia dan cinta Kereta APi sebagai alat transportasi yang legendaris dan nyaman, dengan maksud untuk meberikan edukasi kepada anak-anak tentang Kereta Api dan juga untuk meberikan semangat kepada Jajaran KAI supaya lebih berhati-hati sehingga tragedi KLR Bekasi jangan sampai terulang lagi.

Sementara itu Kepala Stasiun Kerata Api Sukoharajo Yoga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat atas kepeduliannya kepada KAI yang masih setia dengan transportasi kereta api kami akan selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik untuk warga masyarakat pengguna transportasi kereta Api dan kami selalu berbenah yang terbaik untuk melayani masyarakat.

Anak-anak bersama Masinis melakukan doa bersama.

Krisna salah satu siswa SDN Gayam 5 peserta aksi mengatakan saya senang naik kereta api, saya tetap cinta kereta Api, kami doakan semoga korban kecelakaan KRL Bekasi kemarin bagi yang meninggal semoga diterima disisiNya dan Husnul Khotimah amiin, sedangkan mereka yang menderita sakat semoga cepat sembuh dan bisa beraktipitas kembali seperti biasanya.

Sedangkan Kepala SDN Gayam 5 Ryka Purwani menambahkan aksi anak-anak kami ini sebagai wujud kepedulian atas tragedi KRL Bekasi dan hal ini bisa memberikan edukasi kepada anak-anak kami tentang rasa empati kepada sesama. Dan melalui aksi ini anak-anak menggambar Kereta Api dengan diberi tulisan doa untuk KAI dan Pray For tragedy KRL Bekasi untuk diserahkan kepada Kepala Stasiun Kereta Api Sukoharjo dan juga kepada Masinis Kerata Api Batara Kresna hal ini menandakan bahwa anak-anakku ini masih mencintai kereta api, ujar Ryka. (Prie)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *