Sragen-Inspirasiline.com. Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Kembali Dilaksanakan Di Kabupaten Sragen. Kali Ini, Bantuan Diberikan Kepada Margono, Warga Desa Tegaldowo, Kecamatan Gemolong, Melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Tunjung Negari Trans, Senin (4/5/2025).
Penyerahan Bantuan Dilakukan Secara Simbolis Oleh Wakil Bupati Sragen H. Suroto, Bersama Perwakilan PT Tunjung Negari Trans, Arifudin Setiawan. Program Ini Sekaligus Menjadi Bagian Dari Sinergi Dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tegaldowo.
Wakil Bupati H. Suroto Menyampaikan Kegiatan Tersebut Diharapkan Mampu Menumbuhkan Semangat Kepedulian Sosial Di Tengah Masyarakat.
“Saya Berharap Dengan Adanya Kegiatan Ini Dapat Memunculkan Tumbuh Kembangnya Semangat Membantu Sesama Dan Bermanfaat Bagi Orang Banyak,” Ujarnya.
Dirinya Juga Mengingatkan Pentingnya Menjaga Kepedulian Terhadap Lingkungan Sekitar, Sebagaimana Filosofi Jawa “Pager Mangkok Luwih Apik Tinimbang Pager Yembok” Yang Menekankan Nilai Kebersamaan Dan Saling Berbagi.
“Ini Adalah Wujud Nyata Manfaat Bagi Masyarakat Lingkungan Sekitar. Kita Harus Selalu Ingat Dan Memperhatikan Kondisi Di Sekitar Kita,” Tambahnya.
Lebih Lanjut, H. Suroto Menegaskan Upaya Pengentasan Kemiskinan, Khususnya RTLH, Membutuhkan Kolaborasi Berbagai Pihak. Hingga Saat Ini, Jumlah RTLH Di Kabupaten Sragen Masih Mencapai Sekitar 20 Ribu Unit.
“Kita Bergerak Bersama Antara Pemerintah Daerah Dan SPPG Yang Ada Di Kabupaten Sragen. Dengan Semangat Sengkuyung Dan Dukungan Berbagai Pihak, Kita Optimis Dapat Mengentaskan Kemiskinan Di Kabupaten Sragen,” Jelasnya.
Sementara Itu, Perwakilan PT Tunjung Negari Trans, Arifudin Setiawan, Menyampaikan Program Bedah RTLH Merupakan Bentuk Kepedulian Perusahaan Terhadap Masyarakat Sekitar.
“Program Ini Merupakan Bentuk Kontribusi Kami Kepada Lingkungan. Semoga Apa Yang Kami Berikan Dapat Dirasakan Manfaatnya Oleh Masyarakat,” Ungkapnya.
Ia Menambahkan, Pihaknya Menargetkan Program RTLH Dapat Dilaksanakan Secara Berkelanjutan.
“Insya Allah Setiap Bulan Kami Menargetkan Satu Rumah Bebas RTLH, Khususnya Di Wilayah Yang Terdapat Dapur SPPG Atau Daerah Yang Lebih Membutuhkan. Mohon Doa Restunya Agar Kami Terus Dimampukan Menjalankan Kegiatan Sosial Ini,” Ujarnya.
Adapun Bantuan RTLH Yang Diberikan Senilai Rp70 Juta, Mencakup Pembangunan Rumah Hingga Penyediaan Perabotan Di Dalamnya.
Camat Gemolong, Nugroho Dwi Wibowo, Mengapresiasi Kepedulian Pihak Swasta Yang Turut Berkontribusi Dalam Pembangunan Sosial Di Wilayahnya.
“Kami Mengucapkan Terima Kasih Atas Kepedulian Para Pengusaha Di Gemolong. Partisipasi Aktif Dari Pihak Ketiga Seperti Ini Sangat Membantu Dan Perlu Kita Dukung Bersama,” Katanya.
Senada, Kepala Desa Tegaldowo, Sutiyo, Turut Mengajak Para Pelaku Usaha Lainnya Untuk Ikut Berperan Dalam Kegiatan Sosial Di Lingkungan Masing-Masing.
“Monggo Bapak Ibu Yang Memiliki Usaha, Mari Bersama-sama Peduli Terhadap Lingkungan Sekitar,” Ajaknya.
Program Ini Menjadi Contoh Kolaborasi Antara Pemerintah, Swasta, Dan Masyarakat Dalam Mempercepat Pengentasan RTLH Sekaligus Meningkatkan Kesejahteraan Warga Di Kabupaten Sragen. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
