Meriahkan HUT Ke-280 Sragen, Seni Beksan Tayub Guyubkan Warga Jenar

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com.  Pentas Seni Beksan Tayub Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Sragen Ke-280 Berlangsung Meriah Di Lapangan Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Sabtu (23/5/2026) Malam. Acara Tersebut Menghadirkan Bupati Sragen, Sekretaris Daerah, Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kepala Organisai Perangkat Daerah (OPD), Kepala Desa, Ketua RT, Tokoh Masyarakat, Hingga Ratusan Warga Kecamatan Jenar Yang Memadati Lokasi Kegiatan.

Dalam Berbagai Hal, Bupati Sragen Sigit Pamungkas Menjelaskan Peringatan Hari Jadi Sragen Ke-280 Berkaitan Dengan Sejarah Perjuangan Pangeran Mangkubumi Melawan Belanda Yang Menjadi Tonggak Lahirnya Pemerintahan Di Wilayah Sragen. Pada Kesempatan Itu, Ia Juga Memastikan Pemerintah Daerah Terus Melakukan Perbaikan Jalan Secara Bertahap, Khususnya Di Kecamatan Jenar Yang Disebut Memperoleh Alokasi Pembangunan Jalan Terbesar Pada Anggaran Perubahan Tahun 2025.

“Jalan-Jalan Yang Rusak Dan Berlubang Akan Diperbaiki Sedikit Demi Sedikit,” Kata Sigit Pamungkas. Ia Mengaku Sering Melakukan Pengecekan Langsung Ke Lapangan Pada Malam Hari Bersama Staf Untuk Memastikan Kondisi Jalan Kabupaten Maupun Jalan Desa Yang Membutuhkan Perbaikan Segera.

Pemerintah Daerah, Lanjutnya, Juga Telah Menyiapkan Program Pinjaman Bunga 0 Persen Bagi Masyarakat Kurang Mampu Untuk Mendukung Usaha Kecil Dan Pemulihan Ekonomi Masyarakat. Selain Itu, Pemkab Sragen Turut Memperkenalkan Program Sekolah Rakyat Gratis Untuk Peningkatan SD Hingga SMA Yang Akan Dibuka Di Kecamatan Mondokan. Program Tersebut Ditujukan Bagi Keluarga Kurang Mampu Dan Menjadi Salah Satu Dari Enam Program Serupa Di Jawa Tengah.

Pemkab Sragen Juga Melanjutkan Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Melalui Koordinasi Bersama Pemerintah Desa Agar Masyarakat Rendah Dapat Memperoleh Bantuan Yang Tepat Sasaran.

Sementara Itu, Camat Jenar Yulius David Supriyadi Menyampaikan Penghargaan Kepada Pemerintah Kabupaten Sragen Yang Menghadirkan Hiburan Seni Tayub Bagi Masyarakat. Ia Menyebut Kecamatan Jenar Memiliki Identitas Budaya “Jenar Tayub” Yang Dimaknai Sebagai Simbol Tata Tertib Dan Kebersamaan Masyarakat.

“Seni Ini Perlu Ditata Agar Masyarakat Semakin Guyub,” Ujarnya Di Hadapan Warga.

Selain Memperkenalkan Budaya Lokal, Yulius Juga Mengganggu Perkembangan Infrastruktur Di Wilayahnya. Menurutnya, Penerangan Jalan Di Kawasan Jenar Sudah Cukup Memadai, Namun Pembangunan Trotoar Masih Menjadi Kebutuhan Masyarakat. Ia Berharap Jalur Penghubung Baru Yang Telah Dibangun Nantinya Mampu Meningkatkan Aktivitas Ekonomi Dan Keramaian Kawasan Tersebut. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *