Sragen-Inspirasiline.com. Penguatan potensi agroekonomi berbasis pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Sambirejo menjadi fokus utama Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2026.
Sebanyak 28 Mahasiswa dari 10 fakultas akan melaksanakan pengabdian di Desa Kadipiro dan Desa Dawung mulai 20 Juni hingga 8 Agustus 2026. Kehadiran mahasiswa diterima Pemerintah Kabupaten Sragen di Ruang Citrayasa, Kompleks Rumah Dinas Bupati Sragen, Jumat (26/6/2026).
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, mengajak para mahasiswa memanfaatkan keberagaman disiplin ilmu untuk berkolaborasi dengan masyarakat dalam menghadirkan solusi yang berdampak nyata. Menurutnya, pengabdian tidak berhenti pada pelaksanaan program selama KKN, tetapi juga harus mampu meninggalkan manfaat yang berkelanjutan bagi desa.
Ia juga menitipkan pesan agar para mahasiswa ikut memperkenalkan potensi Kabupaten Sragen melalui ruang digital. Menurutnya, media sosial menjadi sarana efektif untuk mengenalkan keindahan alam, kehidupan masyarakat, maupun berbagai inovasi desa kepada khalayak yang lebih luas.

“Kami berharap adik-adik mahasiswa berkenan ikut mengenalkan wajah Sragen melalui media sosial. Hal-hal sederhana yang ditemui selama KKN, mulai dari potensi alam, aktivitas masyarakat, hingga berbagai inovasi desa, bisa menjadi cerita positif yang menginspirasi banyak orang. Yang tidak kalah penting, kami titip agar setiap program juga melibatkan pemuda dan relawan setempat sehingga manfaatnya dapat terus berlanjut setelah KKN berakhir,” pesannya.
Dosen Pembimbing Lapangan UGM, Mokhammad Fajar Pradipta, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sragen yang telah memfasilitasi pelaksanaan KKN-PPM. Menurutnya, KKN menjadi ruang belajar yang tidak diperoleh Mahasiswa di dalam perkuliahan karena mereka akan berinteraksi langsung dengan masyarakat dan berbagai persoalan nyata di lapangan.
“Kesempatan emas ini kami harapkan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang empati, tanggap, mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di kampus, serta memberikan solusi dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Mahasiswa KKN-PPM UGM, Sekar Jasmine Canitri, menjelaskan tema besar yang diusung adalah Penguatan Potensi Agroekonomi Kecamatan Sambirejo melalui Pemberdayaan Masyarakat untuk Mewujudkan Kemandirian Desa Berkelanjutan. Program tersebut diarahkan pada penguatan potensi ekonomi desa melalui pengembangan sektor pertanian, UMKM, pariwisata, pendidikan, serta pemanfaatan teknologi dan digitalisasi agar mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Selama pelaksanaan KKN, kami berkomitmen menjalankan berbagai program yang telah disusun sesuai kebutuhan dan potensi desa. Kami juga berharap mendapat dukungan, arahan, serta pendampingan dari Pemerintah Kabupaten Sragen, pemerintah desa, dan masyarakat agar setiap program dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujar Sekar. (Sigimin/17- Release Diskominfo Sragen)
