Tinjau Revitalisasi SDN Sono 1, Pemkab Sragen Targetkan Nol Sekolah Rusak

NEWS

SRAGEN (inspirasiline.com)  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen Terus Mendorong Percepatan Perbaikan Infrastruktur Pendidikan Melalui Revitalisasi Sekolah Yang Mengalami Kerusakan. Salah Satunya Dilakukan Di SD Negeri (SDN) Sono 1, Desa Sono, Kecamatan Mondokan, yang Saat Ini Tengah Menjalani Proses Revitalisasi Menggunakan Dukungan Anggaran Pemerintah Pusat.

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, meninjau langsung pelaksanaan revitalisasi SDN Sono 1, Rabu (2/9/2026). Sekolah tersebut sebelumnya mengalami kerusakan berat sehingga membutuhkan perbaikan menyeluruh agar dapat kembali menjadi lingkungan Belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa.

Revitalisasi SDN Sono 1 menelan anggaran sekitar Rp898 Juta yang bersumber dari Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pekerjaan dilaksanakan selama 120 Hari dengan mekanisme Swakelola.

Bupati Sigit Pamungkas  mengatakan Revitalisasi SDN Sono 1 menjadi Salah Satu bentuk dukungan Pemerintah Pusat terhadap upaya perbaikan sarana pendidikan di Kabupaten Sragen.

“SD Sono 1 ini rusak berat, kemudian direvitalisasi. Alhamdulillah dapat dukungan dari Pemerintah Pusat untuk melakukan Revitalisasi,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkab Sragen memiliki komitmen untuk terus memperbaiki dan merevitalisasi Bangunan Sekolah yang mengalami kerusakan. Saat ini, masih terdapat sekitar 300 Sekolah di Kabupaten Sragen yang membutuhkan penanganan.

“Kabupaten Sragen berkomitmen untuk memperbaiki dan melakukan Revitalisasi bangunan-bangunan Sekolah yang rusak. Saat ini ada sekitar 300 Sekolah yang harus diperbaiki. Kita usahakan Sragen nol Sekolah Rusak,” tegasnya.

Untuk mempercepat penanganan tersebut, Bupati Sigit Pamungkas meminta seluruh Sekolah Aktif memperbarui data kondisi sarana dan prasarana melalui sistem pendataan yang tersedia. Menurutnya, validitas data sangat penting agar Sekolah yang membutuhkan penanganan dapat segera teridentifikasi.

Dirinya mengungkapkan masih menemukan adanya perbedaan antara data Administrasi dengan kondisi di lapangan. Bahkan, terdapat Sekolah yang dalam data tercatat tidak mengalami kerusakan, namun setelah dilakukan verifikasi ternyata mengalami kerusakan berat.

“Bagi Pihak Sekolah yang sekolahnya rusak, jangan sungkan dan jangan malas untuk meng-update kondisi sekolahnya. Saya melakukan verifikasi data yang tidak valid. Di data kita tidak ada laporan rusak, tetapi setelah diverifikasi ternyata rusak berat,” katanya.

Karena itu, ia meminta kerja sama seluruh satuan Pendidikan untuk secara rutin memperbarui data kondisi infrastruktur sekolah.

“Mohon kerja samanya untuk meng-update data infrastruktur di masing-masing Sekolah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen, Purwanti, menjelaskan Revitalisasi SDN Sono 1 mencakup sejumlah fasilitas utama Sekolah. Perbaikan meliputi Ruang kelas, perpustakaan, toilet, hingga ruang Administrasi.

Selama proses Revitalisasi berlangsung, kegiatan belajar mengajar para siswa untuk sementara dipindahkan ke sejumlah lokasi di sekitar Sekolah.

“Anak-Anak yang Sekolah di sini pindah tempat pembelajaran di rumah-rumah warga,” jelasnya.

Koordinator Wilayah Disdikbud Kecamatan Mondokan, Somhaji, mengatakan kegiatan belajar mengajar siswa kelas I hingga VI tetap berjalan selama proses revitalisasi. Pada awalnya, pembelajaran sempat dilakukan dengan sistem shift, namun pola tersebut dinilai kurang efektif.

“KBM Anak-Anak dari kelas 1 sampai 6 dilakukan pagi Hari semua. Awalnya dilakukan sistem shift, tetapi ternyata tidak efektif,” terangnya.

Saat ini, Siswa kelas I, III, dan IV melaksanakan pembelajaran di rumah warga sekitar yang telah disekat untuk membagi ruang kelas. Sementara siswa kelas II belajar di rumah salah seorang guru, sedangkan siswa kelas V dan VI menempati masjid yang berada di samping Sekolah.

Meskipun harus menempati ruang belajar sementara, proses pembelajaran tetap diupayakan berjalan secara optimal hingga pekerjaan Revitalisasi selesai. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *