Perpanjangan PPKM Resahkan Kalangan Pekerja Seni

NEWS

Penulis: Supriyani
SUKOHARJO | inspirasiline.com

PERPANJANGAN Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat sejumlah pekerja kreatif, utamanya pekerja bidang seni hiburan, perhelatan pesta atau kegiatan kemasyarakatan, dan sejenisnya di Kabupaten Sukoharjo menjadi resah.

Demikian ungkapan keresahan Nika Adi Putu Wiryawan, pemain musik elekton atau organ tunggal asal Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo Kota.

“Selama pandemi dan berkali-kali KLB Corona sudah jarang menerima job. Saat ini kembali diberlakukan perpanjangan PPKM tanpa ada solusi atau kebijakan baru,” ungkap Nika kepada wartawan.

Dia berharap, pemerintah pada masa perpanjangan PPKM untuk dapat memberikan kesempatan mencari nafkah sesuai dengan profesi yang digeluti, yakni agar hajatan tetap diperbolehkan.

“Permintaan kami hanya satu, agar pemerintah memberikan kelonggaran, sehingga kami dapat bekerja kembali. Itu saja,” tukasnya.

Senada disampaikan Eri Wahyu Nugroho, mewakili komunitas video shooting, dan beberapa rekannya yang berprofesi sebagai fotografer.

“Kami berharap kepada Pemkab Sukoharjo untuk sedikit memberikan kelonggaran, meski dengan konsekuensi prokes harus dijalankan secara ketat, dan kami bersama teman-teman siap menjalankan prokes,” ujarnya.

Seperti diketahui, pemerintah pusat dan Pemprov Jawa Tengah kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait perpanjangan PPKM mulai 26 Januari-8 Februari 2021, dan ini masih diperpanjang lagi hingga 22 Februari 2021.

“Hanya saja, di dalam SE tersebut tidak mengatur soal perhelatan pesta dan sejenisnya. Hal itu yang membuat kami sebagai pekerja seni bingung,” ungkap Eri.***

Bagikan ke:

2 thoughts on “Perpanjangan PPKM Resahkan Kalangan Pekerja Seni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *