Perawatan Istimewa BB Kejaksaan Negeri Kendal

INOVASI

Penulis: Eko Purwanto
KENDAL | inspirasiline.com

Barang bukti (BB) biasanya tidak mendapatkan perlakuan istimewa dalam perawatannya. Namun hal ini tidak berlaku di Kantor Kejaksaan Negeri Kendal, sebagai wujud inovasi layanan yang tengah dikembangkan.

BARANG bukti (BB) berharga, seperti sepeda motor dan mobil diperlakukan istimewa. Perlakuan yang diberikan, di antaranya dengan mencuci, memberikan selimut dari plastik, dan juga perawatan mesin dalam periode tertentu.

Perlakuan istimewa ini, menurut Kepala Kejaksaan Negeri Kendal Ronaldwin, karena barang-barang tersebut memunyai nilai bagi pemiliknya. “Cara mendapatkan atau membeli kendaraan yang kebetulan menjadi barang bukti ini tidak mudah, dan kami memunyai kewajiban untuk merawatnya,” katanya, Rabu (9/9/2020).

Jika dilihat, BB kendaraan; s epeda motor dan mobil yang ada di Kejari Kendal, seperti layaknya di showroom. Sepeda motor dan mobil-mobil itu terbungkus plastik dan dalam keadaan bersih.

“Dengan melakukan perawatan terhadap barang bukti, pemilik merasa nyaman, karena barang milik mereka kami rawat dengan baik, dan para pemilik ini menaruh apresiasi yang bagus,” ungkap Kajari Ronaldwin.

Sementara Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Dany Bramandoko mengatakan, inovasi ini sudah lama dijalankan. Dia merasa jika barang bukti yang dirawat akan membuat pemilik tidak lagi khawatir atas barangnya yang dijadikan barang bukti. Dengan perlakuan istimewa tersebut, membuat para pemilik kendaraan yang kebetulan dijadikan barang bukti merasa nyaman.

Selain itu, menurut Dany, kendaraan barang bukti yang sudah selesai dan kebetulan lokasi pemiliknya dekat dengan kantor Kejari, BB akan diantar. “Bentuk pelayanan lainnya adalah, kami mengantarkan BB-nya sampai ke rumah, untuk mereka yang tempat tinggalnya dekat dengan kantor Kejari,” jelasnya.

Bukan hanya BB kendaraan, BB lain juga diperlakukan sama. Dalam gudang Kejari, BB semua tertata rapi. Keluar-masuk barang juga tercatat. Semua teraplikasi dengan ditandai barcode, barang tercatat dalam status masih proses atau sudah selesai, atau siap dimusnahkan.***

Bagikan ke:
baca juga:  Langkah Pemkot Tegal Ubah Sampah Jadi Berkah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *