Kekurangan Guru PNS Picu Kekosongan Kepala Sekolah  

EDUKASI

Penulis: Laras W Gandaningrum
GROBOGAN | inspirasiline.com

BELAKANGAN semakin banyak kursi kepala sekolah yang kosong dampak dari berkurangnya guru pegawai negeri sipil (PNS) di tingkat sekolah dasar (SD).

Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan melantik 16 kepala SD, satu penilik, dan 20 pejabat fungsional (jafung) guru pertama, belum lama ini. Jafung guru merupakan calon pegawai negeri sipil (CPNS), setelah dilantik menjadi PNS dan bersertifikat pendidik.

Kepala Disdik Grobogan Amin Hidayat melalui Kabid Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Pendidikan (PMPTP) Ruswandi menjelaskan, pelantikan kepala SD untuk mengisi 150 jabatan kepala SD yang kosong, dan sisanya 134 jabatan yang belum diisi.

Banyaknya kursi kepala SD yang kosong dikarenakan beberapa faktor, di antaranya akibat dari kekurangan guru PNS dan besarnya tanggung jawab kepala sekolah,  sementara tunjangan kepala sekolah selisih sedikit dengan yang diterima guru. Hal ini memicu minat menjadi kepala sekolah semakin berkurang.

Dari data Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Grobogan menunjukkan, jumlah guru PNS sekitar delapan ribuan. Adapun jumlah guru dan kepala sekolah yang purna tugas setiap tahunnya sekitar 300 orang.

Menurut Ruswandi, selain membutuhkan kepala sekolah, Disdik Grobogan juga membutuhkan pengawas untuk SMP dan TK. Regulasi yang dulu untuk jabatan pengawas SD dan TK bisa dirangkap. Namun sejak 2016 harus ada sendiri. Saat ini setiap kecamatan harus ada minimal satu pengawas TK, padahal idealnya satu pengawas membawahi 10 sekolah.***

Bagikan ke:
baca juga:  Brebes Gelar PTM Terbatas Mulai 6 September

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *