Kasus Covid-19 Blora Tembus Angka 1.000, 52 Meninggal

NEWS

Penulis: Yokanan
BLORA | inspirasiline.com 

PERSEBARAN Covid-19 di Kabupaten Blora, Jawa Tengah terus meningkat. Sabtu (21/11/2020), warga terpapar virus Corona bertambah 57 kasus, total tembus 1.043 orang.

Tren peningkatan persebaran virus Corona di Blora tersebut, terdeteksi di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 setempat, karena hanya ada satu dari 16 kecamatan dengan status zona hijau (nihil warga terpapar).

Peningkatan juga terjadi pada pasien meninggal dunia. Sabtu hari ini, bertambah lagi satu orang, kini total menjadi 52 warga terpapar virus Corona meninggal dunia.

“Sehari ini terdata 57 kasus baru hasil lab swab test, dan tambahan satu pasien meninggal,” beber Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora Henny Indriyanti.

Henny menjelaskan, saat ini ruang-ruang isolasi di RSU masih penuh pasien Covid-19. Kondisi sama terjadi di Klinik Bakti Padma, klinik khusus perawatan pasien virus Corona di jalan Blora-Randublatung Km 6,8, Kota Blora.

“Kami terus mendorong setiap rumah sakit bisa menambah ruang isolasi standar perawatan Covid-19,” ujar Henny.

Dari 16 kecamatan di Blora, jelas Plt Kepala Dinkes, terdapat tiga kecamatan dalam status zona merah (zona risiko tinggi) persebaran Covid-10, yakni Kecamatan Kunduran, Kecamatan Kota Blora, dan Kecamatan Ngawen.

Sedangkan 11 kecamatan lagi, lanjut Plt Dinkes Blora, dalam zona oranye (zona risiko sedang), masing-masing Kecamatan Todanan, Japah, Bogorejo, Cepu, Jiken, Jepon, Tunjungan, Banjarejo, Jati, Randublatung, dan Kecamatan Kedungtuban.

Kecamatan Sambong
Dua kecamatan lagi, yakni Kecamatan Kradenan masuk zona kuning (zona risiko rendah), sementara Kecamatan Sambong zona hijau atau kecamatan yang warganya nihil terpapar.

Menurut Henny, persebaran Covid-19 di Kabupaten Blora, hari ini masih terdapat 26 pasien dirawat di rumah sakit, dan 196 pasien menjalani isolasi mandiri.

Ditambahkan pejabat Asisten Administrasi Umum Sekda Blora ini bahwa tenaga kesehatan Dinkes sampai Sabtu (21/11/2020), telah berhasil melakukan pemeriksaaan swab test sebanyak 8.366 sasaran.

Sedangkan pasien Covid-19 yang sembuh berdasar hasil swab-lab polymerase chain reaction (PCR), hari ini bertambah lagi empat orang sembuh dari virus Corona, sehingga total 764 pasien sembuh.

Henny mengatakan, Pemerintah Kabupaten Blora minta kepada warga agar waspada virus Corona dengan tetap pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, dan rajin cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Pemkab sangat berharap virus Corona segera hilang, dan semua pasien yang kini dalam perawatan segera sembuh,” pungkas pejabat Plt Kepala Dinkes Kabupaten Blora.***

 

Bagikan ke:

1 thought on “Kasus Covid-19 Blora Tembus Angka 1.000, 52 Meninggal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *