DKK Terima Bantuan Ribuan APD dari Relawan EA

NEWS

Penulis: Supriyani
SUKOHARJO | inspirasiline.com

MASIH tingginya angka kasus Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo membuat keprihatinan semua pihak.

Prihatin atas kondisi ini, Relawan Etik-Agus (EA) ikut memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) sebanyak 1.200 unit untuk tenaga kesehatan (nakes) yang menangani langsung pasien Covid-19.

Koordinator Relawan EA Slamet Riyadi menyerahkan bantuan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo dr Yunia Wahdiyati, di Kantor DKK, Jumat (4/12/2020).

KOORDINATOR Relawan EA Slamet Riyadi (kiri) menyerahkan bantuan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo dr Yunia Wahdiyati, di halaman depan Kantor DKK Sukoharjo.

Usai menyerahkan bantuan APD, Slamet Riyadi mengatakan, pihaknya merasa prihatin dengan tingginya angka kasus Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo, yang masih termasuk zona merah.

“Maka kami relawan sedikit ikut meringankan beban kepada tenaga kesehatan, dengan memberikan bantuan 1.200 APD lengkap berupa masker, baju hazmat, dan sepatu boots. Rinciannya, sebanyak 600 unit kami serahkan ke DKK dan 600 unit lainnya kami serahkan ke masing-masing Puskesmas di 12 kecamatan se-Kabupaten Sukoharjo,” terangnya kepada sejumlah wartawan.

Slamet Riyadi berharap, Covid-19 segera sirna dari bumi Indonesia.

“Khususnya masyarakat Sukoharjo, semoga tidak ada yang terpapar lagi, dan dengan sedikit bantuan dari kami ini semoga besar manfaatnya bagi nakes di Sukoharjo,” paparnya.

Kepala DKK sekaligus Juru Bicara Satgas Covid-19 Sukoharjo Yunia Wahdiyati menyatakan sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepada relawan EA yang telah peduli kepada tenaga kesehatan.

“APD ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya dan kami salurkan langsung kepada nakes yang menangani atau bersinggungan dengan pasien Corona,” katanya.

Yunia juga menyampaikan, terkait kasus Covid-19 di Sukoharjo, hingga saat ini tren kenaikannya masih cukup tinggi dan belum tentu tahun kapan kasus Covid-19 akan berhenti.

Berdasarkan update per 3 Desember 2020, akumulasi kasus positif Corona mencapai 1 863 kasus, dengan rincian 151 kasus isolasi mandiri, 5 kasus isolasi di rumah sehat, 110 kasus rawat inap di rumah sakit, 1.500 kasus sembuh, dan 97 kasus di antaranya meninggal dunia.

“Yunia mengimbau agar masyarakat terus menjalankan protokal kesehatan dengan 3M: memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, dan menjaga jarak. Semua itu dilakukan agar terhindar dari paparan virus Corona,” tegas Yunia Wahdiyati.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *