Kepala DKK Hargiyanto: Sragen Sudah Masuk Zona Oranye

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

KABAR baik berembus di tengah lonjakan kasus positif Covid-19 di Bumi Sukowati. Meski akumulasi kasus sudah melampaui 3.000, hasil analisa perhitungan terakhir per 31 Desember, Kabupaten Sragen resmi keluar dari zona merah Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen Hargiyanto mengatakan, hasil perhitungan terbaru tanggal 31 Desember 2020, posisi Sragen sudah resmi masuk zona oranye.

Sebelumnya, Kabupaten Sragen berada di zona merah Covid-19 selama beberapa bulan sejak lonjakan kasus yang cukup signifikan.

“Iya, perhitungan terakhir per 31 Desember kemarin, indeks kita ada di angka 1,965, yang berarti sudah masuk zona oranye. Jadi sudah nggak merah lagi,” ujarnya kepada inspirasiline.com, Rabu (6/1/2021).

Hargiyanto menjelaskan, angka itu didapat dari perhitungan 15 indikator atau parameter yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hasilnya, dari 15 parameter, angka akhir Sragen berada di 1.965.

Status zona merah Covid-19 apabila indeks akhirnya berada di rentang angka 0 sampai 1,8. Kemudian zona oranye di angka 1,81 sampai 2,4. Status zona kuning jika angka indeksnya di rentang 2,41 sampai 3,0.

Meski sudah oranye, menurut Hargiyanto, hal itu bukan berarti Sragen sudah aman dari penyebaran Covid-19. Sebab, laju penambahan kasus positif saat ini masih terjadi dan sudah mencapai 3.136 kasus.

“Angka positif atau tingkat positif masih tinggi, yakni 13 persen. Artinya, setiap 100 orang yang di-swab, 13 di antaranya positif terpapar,” tuturnya.

Atas kondisi itu, masyarakat diminta tetap waspada dan menaati protokol kesehatan,  yakni dengan menerapkan 3M plus: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan serta rutin mencuci lubang hidung dan berkumur.

“Hari ini, jumlah yang diisolasi mandiri di Technopark tinggal 86 orang,” tutur Hargiyanto.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *