Efek Samping Vaksinasi Covid-19: Meriang, Nyeri, Mual, Muntah…

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

KEPALA Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen Hargiyanto menyampaikan, efek samping dari suntikan vaksin Covid-19 biasanya akan berdampak meriang.

Meski demikian, efek samping itu tidak akan lama dan masyarakat tidak perlu cemas atau khawatir.

Hal itu disampaikan Kepala DKK Sragen Hargiyanto kepada wartawan, belum lama ini.

Hargiyanto menyampaikan, efek samping bagi orang yang disuntik vaksin biasanya merasa meriang. Ditambah ada sedikit efek nyeri di titik bekas suntikan.

Selain itu, kadang juga bisa mual dan bahkan muntah jika trauma dan takut dengan jarum suntik.

“Efek sampingnya, biasanya meriang dan sedikit nyeri,” tuturnya.

Dikatakan, prioritas pertama yang mendapatkan vaksin, yakni tenaga kesehatan (nakes). Jumlah nakes di Kabupaten Sragen yang sudah terdata adalah 5.996 orang.

Merekalah yang akan menjadi kelompok pertama untuk divaksin. Selain itu, ada pejabat utama Kepala Daerah (Bupati), Sekretaris Daerah (Sekda), hingga Kepala DKK. Selanjutnya baru TNI, Polri, dan lainnya.

”Pelaksanaan vaksinasi rencananya serentak dimulai tanggal 14 Januari 2021 mendatang. Untuk tahap awal, Sragen akan dapat 1.779 dosis. Pelaksanaan akan dilangsungkan di 25 puskesmas yang ada di Sragen,” jelas Hargiyanto.

Dua Kali Vaksinasi
Hargiyanto menguraikan, nantinya setiap orang divaksinasi dua kali suntikan, sehingga untuk nakes saja dibutuhkan sekitar 11.992 dosis vaksin.

Waktu jeda suntikan pertama dan kedua adalah 2 pekan. Nantinya semua yang terdata masuk prioritas akan menerima SMS atau pesan singkat. Kemudian ada mekanisme screening dan ada aplikasi khusus yang diterapkan untuk vaksinasi ini.

“Nanti vaksinnya dilakukan di Puskesmas. Kalau rumah sakit nanti kalau ada yang siap akan dilatih aplikasi,” terangnya.

Sedangkan pengiriman vaksin tahap kedua harus menunggu lagi dari pemerintah pusat.

Hargiyanto menegaskan, vaksin ini gratis dan sama sekali tidak dipungut biaya, sesuai pernyataan Presiden. ”Pak Jokowi kan bilang gratis semua,” ungkapnya.

Ditegaskan, untuk pengadaan vaksin ini seluruhnya dari pemerintah pusat. Sejauh ini belum ada petunjuk menggunakan dana dari pemerintah provinsi ataupun kabupaten untuk pembelian vaksin.

Terpisah, Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) DKK Sragen dr Y Agus Sudarmanto menegaskan, untuk mereka sudah divaksinasi tetap menjalani protokol kesehatan (prokes). Semisal memakai masker dan mencuci tangan.

”Setelah divaksin, prokes tetap dijalankan. Prokes ini namanya kan perlindungan diri. Kehati-hatian, melindungi diri dan orang lain. Jika sama-sama pakai masker, maka saling menjaga,” ujarnya.***

Bagikan ke:

1 thought on “Efek Samping Vaksinasi Covid-19: Meriang, Nyeri, Mual, Muntah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *