Jika Ada Instruksi, Pemkab Sragen Siap Perpanjang PPKM

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Sragen mengaku siap memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), jika memang pemerintah menginstruksikan menetapkan perpanjangan PPKM.

Pasalnya, penerapan PPKM yang sudah berjalan sejak 11 Januari, dinilai cukup berdampak menurunkan angka laju penambahan kasus Covid-19 di Bumi Sukowati.

Hal itu dikatakan, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati kepada wartawan usai menghadiri penetapan Cabup-Cawabup Sragen terpilih hasil Pilkada 2020, Kamis (21/1/2021).

Yuni, panggilan akrab Bupati Sragen mengatakan, secara prinsip, Sragen siap jika PPKM harus diperpanjang.

Menurutnya, seluruh kepala daerah se-Solo Raya juga sudah sepakat untuk menyamakan beberapa teknis pembatasan. Salah satunya menyeragamkan batas akhir jam operasional aktivitas usaha dan kegiatan di masyarakat.

“Kami masih menunggu instruksi. Kalau memang diperpanjang, berarti kami harus siap dengan segala konsekuensi, termasuk memberikan pemahaman kepada semua masyarakat,” ujarnya.

Dampak Signifikan
Bupati Yuni Sukowati mengakui, sudah ada dampak signifikan penerapan PPKM dengan penurunan cukup signifikan angka pertambahan kasus Covid-19.

Orang nomor satu di Pemkab Sragen ini mencontohkan, dari data penambahan kasus, selama satu pekan pertama PPKM memang masih terjadi peningkatan tajam. Bahkan dalam sehari, kasus Covid-19 sempat bertambah 93 kasus.

Namun hasil evaluasi, ternyata itu merupakan hasil sebelum ditetapkannya PPKM.

Nah, di pekan kedua ini, kita lihat, kemarin mulai Rabu sudah mulai berkurang. Penambahannya hanya sekitar 30 kasus,” beber Yuni.

Karenanya, Yuni  menegaskan, jika ada perpanjangan, pihaknya tidak akan banyak mengubah pola PPKM yang sudah dijalankan dua pekan ini di Sragen.

Sebab, penurunan angka Covid-19 itu bisa menjadi tolok ukur keberhasilan pelaksanaan PPKM.

“Berarti dengan PPKM ini kita bisa ambil kesimpulan berhasil menekan laju pertambahan kasus Covid-19. Pola yang ini efektif, tidak perlu ada perubahan,” tegasnya.

baca juga:  Sehat Sikapi Masa Pandemi, Dewi Aryani Ajak Tingkatkan Peran Keluarga

Namun, berkaca pada beberapa kejadian di wilayah Solo Raya, Yuni mengaku sudah melakukan pertemuan dengan semua kepala daerah se-Solo Raya.

Pertemuan tersebut melahirkan kesepakatan untuk menyamakan beberapa teknis pembatasan, seperti jam operasional dan persoalan hajatan.

“Kita sudah melakukan kesepakatan dengan semua kepala daerah se-Solo Raya. Nek tutup jam 9 ya jam 9 kabeh, dadi ngko ora marai meri (kalau tutup pukul 21.00 ya pukul 21.00 semua. Jadi tidak bikin iri),” ungkapnya.

“Nek ora oleh jagong ya ora oleh kabeh (kalau tidak boleh hajatan ya tidak boleh semua). Jadi tidak ada sendiri-sendiri, semua kompak. Sudah kesepakatan. Kami beberapa kepala daerah di bawah Pak Gubernur sepakat seragam,” tandasnya.***

Bagikan ke:

1 thought on “Jika Ada Instruksi, Pemkab Sragen Siap Perpanjang PPKM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *