Rembang Zona Kuning Covid-19. PTM Tunggu Arahan Lebih Lanjut

EDUKASI

Penulis: Yon Daryono
REMBANG | inspirasiline.com 

PEMBERLAKUAN Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan Pemkab Rembang berdampak positif. Indikasinya, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Rembang melandai.

Kabupaten Rembang kini memasuki zona kuning penyebaran virus Covid-19. Namun untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM), masih menunggu arahan lebih lanjut.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang Mardi menyatakan, sebagian besar orang tua menghendaki PTM segera diberlakukan.

Namun, hal tersebut belum dapat terwujud, karena masih ada program PPKM Mikro, yang salah satu poinnya mengamanatkan pembelajaran dilaksanakan secara online.

“Kami masih mengacu kepada regulasi yang ada saat ini, seperti ada Instruksi Mendagri yang ditindaklanjuti dengan adanya Surat Edaran dari Pak Bupati masih dalam rangka PPKM berbasis mikro, masih diperpanjang sampai 8 Maret 2021,” imbuhnya.

Mardi menambahkan, PTM kemungkinan dapat terlaksana setelah Kabupaten Rembang dinyatakan sebagai zona hijau dan tidak adanya perpanjangan PPKM atau program pembatasan kegiatan lainnya. Meski sebenarnya, di beberapa kecamatan saat ini, sudah menjadi zona hijau penyebaran virus Covid-19.

Untuk menyambut PTM, sebagian sekolah sudah menyiapkan sejumlah konsep masuk sekolah di masa pandemi Covid-19. Salah satunya siswa masuk hanya 50 persen dari jumlah siswa setiap kelas, dan mengantongi surat izin orangtua.

Bahkan, ada 4 SMP menggelar simulasi PTM harus berhenti setelah adanya perpanjangan PPKM Mikro.

“SMP meliputi SMP Negeri 1 Sumber, SMP Negeri 1 Pamotan, SMP Negeri 1 Kragan dan SMP Negeri 1 Sale yang melakukan simulasi PTM dan dihentikan karena adanya pemberlakuan program PPKM, akan mendapat prioritas untuk dilanjutkan lagi setelah dicabutnya atau tidak adanya perpanjangan PPKM Mikro,” pungkas Mardi.***

Bagikan ke:
baca juga:  Rembang Segera Buka Pembelajaran Tatap Muka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *