Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com
MESKI Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro diperpanjang beberapa kali, kasus Covid-19 di Bumi Sukowati masih terus menunjukkan peningkatan cukup signifikan. Sampai hari ini, Rabu (17/3/2021), tercatat 5.293 kasus positif, dengan rincian 161 orang dirawat, 4.895 orang sembuh, dan 237 meninggal dunia.
Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Sragen petang ini, ada tambahan 21 warga yang kembali terpapar positif Covid-19.
Sekretaris GTPP Covid-19 Kabupaten Sragen Tatag Prabawanto mengungkapkan, ada tambahan 21 kasus positif pada hari ini.

Tatag Prabawanto yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen sangat berharap, warga makin waspada dan menaati protokol kesehatan (prokes), yakni tetap memakai masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilisasi (5M).
Terpisah, Kepala Puskesmas Plupuh 1 dr Abdul Azis mengatakan, sementara di Kecamatan Plupuh nihil tambahan kasus Covid-19.
“Alhamdulillah sampai hari ini nihil. Semua itu tidak terlepas dari kerja keras Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspimcam) Plupuh; Pak Camat, Pak Kapolsek, dan Pak Danramil. Di samping itu, kesadaran masyarakat di Kecamatan Plupuh dalam menaati prokes sangat tinggi. Apapun tanpa kesadaran yang tinggi, tidak akan membuahkan hasil,” ujar Abdul Azis yang ditemui inspirasiline.com seusai mengikuti Deklarasi Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen sebagai Desa Siaga Sehat Jiwa, di Balai Desa Sambirejo, Rabu (17/3/2021).
Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen Hargiyanto, Abdul Azis menyampaikan terima kasih atas kesadaran masyarakat dan kerja sama yang baik antara Muspimcam, Pemerintah Desa (Pemdes), serta Satgas Covid-19 dan Satgas Jogo Tonggo sampai di tingkat Rukun Tetangga (RT).***
