Polres Mulai Sekat Jalur Mudik Pintu Masuk Sragen

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

POLRES Sragen, hari ini, Selasa (20/4/2021) mulai menggelar penyekatan jalur mudik di perbatasan Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim), tepatnya di Jembatan Timbang Sambungmacan, Kabupaten Sragen. Para pengguna jalan dengan kendaraan berpelat nomor luar Jateng diwajibkan mengikuti swab antigen di lokasi.

Pantauan inspirasiline.com di lokasi, penyekatan kendaraan itu dipimpin Wakapolres Sragen Kompol Kelik Bhudi Antara. Hanya kendaraan penumpang dengan pelat nomor luar Jateng yang dipersilakan masuk ke area jembatan timbang.

Tidak hanya kendaraan roda empat, pengendara motor dengan pelat nomor luar Jateng juga dipersilakan masuk ke area jembatan timbang.

Sesampainya di lokasi, kendaraan disemprot dengan cairan desinfektan. Selanjutnya, pengemudi beserta penumpang diharuskan menjalani swab antigen di lokasi.

“Rumah saya di Blora, tepatnya di perbatasan Ngawi. Saya mau ke Sragen untuk USG (ultrasonography) kehamilan istri. Kemarin sebetulnya sudah swab, tapi belum keluar hasilnya. Ini diminta swab lagi,” ujar Wijanarko (40), salah satu pengguna jalan.

Setelah hasil swab antigen dipastikan negatif Corona, para pengguna jalan dipersilakan melanjutkan perjalanan. Selama sekitar satu jam operasi digelar, polisi tidak mendapati pengguna jalan yang positif Corona. Bila ada di antara mereka yang positif, mereka dipersilakan putar balik.

“Penyekatan lalu lintas di perbatasan Jateng-Jatim ini bertujuan mencegah warga mudik lebih awal. Sasaran utamanya kendaraan penumpang dengan pelat nomor dari luar Jateng. Kendaraan pelat nomor lokal tidak diperiksa. Kalau hasil swab nonreaktif, mereka dipersilakan jalan. Kalau hasilnya positif, kami minta putar balik,” jelas Wakapolres Sragen Kompol Kelik Bhudi Antara.

Tidak hanya di perbatasan Jateng-Jatim, kegiatan serupa juga akan digelar di Rest Area 519 A, 519 B, dan Gerbang Tol Pungkruk.

Kompol Kelik Budhi Antara meminta warga mematuhi imbauan pemerintah untuk tidak mudik ke kampung halaman. Bila nekat mudik, polisi siap menghalau dan mengajak pemudik ikuti swab antigen.

“Penyekatan itu dilakukan untuk mengantisipasi bertambahnya kasus Covid-19 di wilayah Sragen. Lebih baik tidak mudik dulu sesuai anjuran pemerintah,” ujarnya.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *