Penulis: Yon Daryono
REMBANG | inspirasiline.com
PULUHAN umat dari berbagai lintas agama yang tergabung dalam Persaudaraan Rembang Damai (Peredam) turun ke jalan di sekitar Bundaran Pasar Rembang, Senin (3/5/2021), melakukan bakti sosial (baksos) pembagian takjil kepada masyarakat.

Stefanus Hendri, dari Orang Muda Katholik Rembang mengatakan, pihaknya semula bergotong royong membuat takjil berupa bubur kacang hijau di sanggar penganut aliran kepercayaan Sapto Darmo, Desa Kabongan Lor, Rembang, sejak Minggu (2/5/2021) pagi sehabis subuh.
Begitu jadi, kemudian dibawa menuju lokasi kegiatan. Total ada 600-an paket takjil dibagikan kepada masyarakat.
“Jadi perwakilan semua agama dan aliran kepercayaan ikut membagikan takjil. Guyub bareng-bareng,“ tutur Stefanus.
Warga Jalan Kartini, Rembang ini menilai, kegiatan tersebut tak sekadar pembagian takjil. Tapi lebih dari itu, mengandung makna toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
“Poin pokoknya adalah menjaga kerukunan. Jadi, kalau ada perayaan hari besar agama lain, kita juga biasa datang menyampaikan selamat,“ ungkapnya.
Sementara Ny Wayan, pemeluk agama Hindu dari Tawangsari, Kelurahan Leteh, Rembang mengaku sangat senang bisa ikut bergabung dalam kegiatan tersebut.
“Mudah-mudahan ke depan bisa diteruskan lagi kegiatan seperti ini,“ ungkapnya sumringah.
Uniknya, meski di antara mereka banyak yang baru saling mengenal, tapi sudah langsung akrab ketika bertemu. Setelah bagi takjil bareng, Peredam juga ingin menggelar kegiatan lain yang bisa terus memupuk kerukunan.***
