Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com
SEBANYAK 36 pejabat eselon III di Pemerintah Kabupaten (Pemkab ) Sragen mengikuti lelang jabatan secara terbuka (open bidding).
Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto yang dihubungi inspirasilne.com, Kamis (3/6/3021) menjelaskan, Pemkab melelang enam jabatan eselon II melalui open bidding atau lelang terbuka.
Sebanyak 36 pejabat eselon III sudah dinyatakan lolos administrasi, sementara 20 orang lainnya mengikuti tahapan tes di Solo selama dua hari, Rabu-Kamis (2-3/6/2021). Mereka akan berkompetisi untuk menduduki enam kursi jabatan eselon II.
Lebih lanjut, Sekda Tatag Prabawanto selaku Ketua Panitia Seleksi Calon Pejabat Eselon II Kabupaten Sragen menjelaskan, lowongan yang dibuka hanya enam jabatan eselon II untuk enam satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Padahal kekosongan jabatan eselon II di Pemkab Sragen sebenarnya 11 SKPD. Enam jabatan eselon II dilelang Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Sragen.
Dikatakan, dari 36 calon pejabat eselon II itu, 16 orang sudah pernah mengikuti tes seleksi jabatan. Hasil tes itu berlaku dua tahun, sehingga 16 orang itu tidak perlu ikut tes pada seleksi kali ini.
Jadi hanya 20 orang yang mulai Rabu (2/6/2021) kemarin sampai hari ini, Kamis (3/6/2021) melakukan tes di Solo.
“Mereka tes IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient) atau kecerdasan emosional, dan ESQ (Emotional Spiritual Quotient),” ujarnya.
Tatag Prabawanto menjelaskan, setelah tahapan tes, mereka akan mengikuti tahapan pembuatan esai dan wawancara untuk jabatan eselon II Pemkab Sragen yang dilelang.
Selanjutnya, 36 orang itu akan dipilih untuk mengikuti wawancara khusus dengan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), yakni Bupati Sragen.
Kalau sudah dipilih untuk wawancara dengan Bupati, biasanya yang terpilih menjabat eselon II.
“Open bidding kali ini memang hanya enam SKPD. Untuk SKPD lain bisa diisi lewat kebijakan mutasi dan seterusnya,” paparnya.***
