Proyek Pamsimas Merugi Akibat Air Tanah Asin

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

UPAYA mencari sumber air bersih di kawasan utara Bengawan masih terkendala, salah satunya air tanah asin, sehingga tidak layak konsumsi.

Selama ini, proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen kerap tidak menemukan hasil. Salah satunya di Desa Klandungan, Kecamatan Ngrampal. Pekerjaan tersebut menelan anggaran Rp 388 juta. Sayangnya, baru pengeboran air selama tiga pekan di kedalaman 80 meter, airnya terasa asin.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sragen R Suprawoto yang dihubungi inspirasiline.com melalui ponselnya, Minggu (20/6/2021) mengatakan, lokasi pengeboran sumur Pamsimas di Desa Klandungan akan dipindahkan.

”Ini sudah pindah, dulu saya dilapori bahwa airnya asin. Maka dipindah tidak jauh dari situ. Karena alokasi pekerjaannya di situ,” tandasnya.

R Suprawoto tidak menampik, pengeboran Pamsimas sering menemui kegagalan. Bahkan ada yang merugi lantaran sudah mengupayakan pengeboran hingga tujuh kali. Namun, selalu mendapatkan sumber air asin.

”Biasa merugi dan itu konsekuensi. Meski akhirnya nemu juga sumber air tawar,” ujarnya.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *