Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com
SEORANG pria bernama Hadi Purwanto (51), yang mengaku sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan pangkat Mayor Jenderal (Mayjen), Rabu (23/6/2021) malam ditangkap tim Koramil Gemolong.
Pria asal Cakung, Jakarta Timur itu ditangkap karena diduga mengaku sebagai anggota TNI AD.
Hadi Purwanto ditangkap oleh tim gabungan Koramil Gemolong dan Kodim 0725/Sragen serta Polsek Gemolong saat bermalam di rumah kakak iparnya, SUB (60) di Dukuh Ngrendeng, RT 17, Desa Kaloran, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen.
Hadi Purwanto digerebek saat menginap bersama perempuan bernama Sri Hartati (48), yang merupakan adik kandung SUB. Hadi Purwanto diketahui sudah menikahi Sri sejak 2013 dan mengaku sebagai anggota TNI AD.
Data yang dihimpun di lapangan, mayjen gadungan itu diamankan pada Rabu (23/6/2021) malam, pukul 23.25.
Penangkapan bermula dari informasi yang diterima Koramil 15/Gemolong bahwa ada oknum mayjen gadungan sedang menginap di rumah warga di Kaloran, Gemolong.
Berbekal laporan itu, tim Koramil kemudian berkoordinasi dengan Intel Kodim dan Polsek. Selanjutnya, dilakukan pengecekan ke rumah SUB.
Malam itu juga, Hadi Purwanto akhirnya diamankan dan dibawa ke Mapolsek Gemolong. Di hadapan petugas Kodim, Koramil dan Polsek, Hadi Purwanto mengakui bahwa dirinya sebenarnya bukan anggota TNI.
Saat menikahi Sri, 2013 silam, dia memang mengaku sebagai anggota TNI berpangkat mayjen. Hal itu dilakukannya, karena terobsesi ingin menjadi anggota TNI, yang menurutnya adalah profesi yang menjadi kebanggaannya.
Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra membenarkan adanya penangkapan oknum TNI gadungan di Kaloran tersebut.
Menurutnya, “Mayjen” Hadi Purwanto diamankan oleh tim gabungan Koramil dan Kodim Sragen. Setelah diamankan, Hadi kemudian dibawa ke Mapolsek untuk dilakukan interogasi.
“Benar, yang mengamankan anggota Koramil Gemolong dan anggota Kodim. Setelah dilakukan interogasi, tidak ada warga Gemolong yang dirugikan secara materi, sehingga tidak bisa ditindak secara hukum. Namun untuk pakaian dan atribut TNI, semuanya sudah disita oleh PM Sragen,” ungkap Kapolsek Gemolong AKP I Putra kepada inspirasiline.com, Jumat (25/6/2021).***
