Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com
MENTERI Pertanian (Mentan) Syahril Yasin Limpo mengisyaratkan pemerintah akan melakukan ekspor beras besar-besaran ke beberapa negara. Wacana itu akan dimulai Agustus mendatang.
“(Ekspor) ke mana saja yang membutuhkan. Mudah-mudahan di Agustus akan ada ekspor besar-besaran yang kita lakukan,” ungkapnya kepada wartawan, saat meninjau produksi beras di penggilingan padi PT Cahaya Intan Jaya di Dukuh Krujon, Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jumat (30/7/2021).
Syahril Yasin Limpo mengatakan, kunjungan ke Sragen itu dilakukan untuk memvalidasi ketersediaan pangan di lapangan.
Hal itu penting untuk memastikan ketersediaan stok pangan di masa pandemi.
Selain itu, kunjungannya ke Sragen juga untuk membangun komitmen dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) serta pengusaha untuk persiapan ketersediaan beras guna mendukung wacana ekspor.
“Kami validasi data yang ada di lapangan. Yang kedua, kami validasi bupati, walikota, dan kami berharap memang seperti yang ada bahwa stok pangan kita cukup baik. Dan insyaAllah tersedia cukup baik,” katanya.
Syahril Yasin Limpo menyebut, rencana ekspor besar-besaran itu juga sesuai petunjuk Presiden.
Menurutnya, Presiden memang meminta jika ketersediaan untuk kebutuhan domestik cukup, perlu dipersiapkan pula untuk ekspor.
“Seperti itu petunjuk Presiden,” ujar Syahril Yasin Limpo.
Mentan menambahkan, dari petunjuk Presiden, untuk ekspor tidak harus menggandeng pengusaha besar. Siapa saja yang bisa mendukung ekspor, harus difasilitasi dan dibantu. Termasuk pengusaha di Toyogo, Sragen tersebut.
“Kementerian harus bisa membantu. Lebih khusus Kementerian Pertanian,” terangnya.
Mentan mengatakan, komitmen ekspor itu menunjukkan bahwa ketahanan pangan di negeri ini saat ini dipandang cukup bagus dalam menghadapi pandemi.
“Iya, dong. Ini tandanya bahwa komitmen negara terhadap ketahanan pangan kita menghadapi Covid-19 cukup bagus. Artinya, Covid itu dihadapi dengan dua medical solution. Solusi kesehatan dengan vaksin, pakai masker dan lain-lain. Tapi tak kalah pentingnya adalah persiapan makan rakyat, kondisi cukup baik,” tandasnya, menjawab pertanyaan wartawan.***
