Penulis: Supriyani | Editor: Dwi NR
SUKOHARJO | inspirasiline.com
SENIMAN yang tergabung dalam Persatuan Seniman Sukoharjo (Persojo) merupakan bagian dari masyarakat yang sangat terdampak selama pandemi Covid-19, terlebih saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-4.
Sekretaris Persojo Teguh Prasetyo mengungkapkan, komunitas seni di Sukoharjo yang sudah terdaftar dan memunyai KTA sebanyak 350-an orang, dan yang belum terdaftar mencapai 450 orang lebih, terdiri dari berbagai kelompok seni, mulai dari karawitan, campursari, pedalangan, tari, lukis, dan masih banyak lagi.

“Teman-teman kami inilah yang sangat terdampak selama diterapkan PPKM. Kami biasanya setiap hari dapat melakukan aktivitas seni dan berpindah-pindah job 2-3 kali. Namun sekarang kami prihatin, selama PPKM berlangsung, satu persatu job kami dibatalkan dan hilang,” bebernya kepada wartawan usai menerima bantuan sembako dari Bupati Sukoharjo Etik Suryani di Loby Ruang Bupati, Selasa (3/8/2021).

Lebih menyedihkan dan memilukan lagi, banyak di antara mereka mulai menjual asetnya untuk menyambung hidup, seperti membuka warung makan dan angkringan/HIK. Sedangkan pelaku seni yang sudah sepuh atau tua yang tinggal di perdesaan, ramai-ramai beralih ke pertanian dengan bercocok tanam.
“Semua itu merupakan upaya para seniman supaya ada penghasilan, untuk menyambung hidup dan menghidupi keluarga selama PPKM,” ujarnya.
Mewakili rekan-rekan seniman, Teguh bersyukur, dengan adanya bantuan sembako dari Bupati Etik Suryani ini, seniman merasa terbantu dan sedikit bisa meringankan beban.
“Mewakili rekan-rekan, kami ucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Bupati Sukoharjo atas kepeduliaannya kepada kami pekerja seni, yang sangat merasakan dampak akibat penerapan PPKM,” ungkapnya.
Sementara Bupati Sukoharjo Etik Suryani didampingi Wabup Agus Santosa usai menyerahkan secara simbolis bantuan paket sembako untuk para seniman mengatakan, sembako ini merupakan hasil dari koordinasi ASN Peduli.
Bupati Etik Suryani menjelaskan, melalui OPD masing-masing, bisa terkumpul 7.391 paket sembako, 465 paket di antaranya diberikan untuk para seniman di Sukoharjo hari ini.
“Besok sisanya akan kami berikan kepada disabilitas, panti-panti, warga yang isoman, didistribusikan ke masing-masing kecamatan sekabupaten. Semoga dengan bantuan sembako ini bisa bermanfaat dan bisa sedikit meringankan beban mereka,” harap Bupati Etik Suryani.
Bupati Etik Suryani mengimbau kepada ASN, tanpa paksaan dan harus disertai keikhlasan, untuk peduli kepada sesama, membantu saudara-saudara yang yang sedang terdampak Covid-19, kehilangan pekerjaan, sehingga kesulitan untuk menghidupi keluarganya.
“Alhamdulillah, hampir seluruh ASN di Sukoharjo punya rasa empati untuk memberikan sebagian rezekinya untuk sesama. Dan kepada masyarakatku warga Sukoharjo semuanya, mari patuhi prokes. PPKM ini bisa segera selesai tergantung masyarakat sendiri. Asal sadar untuk taat prokes, insyaAllah, kami yakin pandemi segera usai. Makanya, jangan lupa pakai masker. Masker merupakan harga mati,” tegasnya.***
