Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com
PELAMAR Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lolos administrasi tinggal menunggu pelaksanaan ujian. Sebaliknya, sebanyak 154 pendaftar yang tidak lolos mengajukan sanggahan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sragen.
Kepala BKPSDM Sragen Sutrisna yang ditemui inspirasiline.com di ruang kerjanya, Rabu (25/8/2021) mengatakan, sanggahan 154 orang pelamar CPNS terkait materi yang tidak terpenuhi ini tidak mempengaruhi hasil seleksi administrasi.

Menurutnya, sanggahan yang diajukan bermacam-macam. Ada yang mengatakan membeli materai tinggal satu lembar dan ada yang memahami satu materai untuk semua dokumen.
“Sanggahan yang diajukan itu termasuk sanggahan ringan. Sekarang tahapannya tinggal menunggu Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat di tahun ini,” ujarnya tanpa mengatakan berapa pelamar CPNS yang lolos administrasi.
Untuk menghemat anggaran, Sutrisna mengungkapkan, SKD akan dilaksanakan bekerja sama dengan daerah lain, yaitu Kabupaten Klaten, Boyolali, Sukoharjo, dan Kabupaten Wonogiri.
Lokasi SKD di Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) di Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.
Penyelenggara SKD harus mendapatkan izin dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional.
Sutrisna menambahkan, konsep SKD yang dipersiapkan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Dalam sehari ada tiga sesi. Setiap sesi diikuti 100-150 orang peserta. Pengaturan sesi ini untuk menghindari kerumunan dan menjamin penjagaan jarak terpenuhi.
Ketika disinggung tentang jabatan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang lowong karena Dirut lama, Supardi sudah memasuki purnatugas (pensiun), Sutrisna hanya menjawab singkat, “Itu bukan ranah saya.”***
