Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com
DATA update kasus Covid-19 di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen menunjukkan, kematian pasien positif Covid-19 masih cukup signifikan. Hari ini, Minggu (29/8/2021) ada 19 kematian akibat positif terkonfirmasi Covid-19. Rinciannya, 9 kasus meninggal positif delay dan 10 sisanya kematian dari kasus aktif Sabtu (28/8/2021).
“Dari laporan yang masuk, Sabtu kemarin ada 19 kasus kematian baru positif terkonfirmasi. Ada 9 data delay dan 10 kasus aktif,” ungkap Kepala DKK Sragen Hargiyanto kepada inspirasiline.com, Minggu (29/8/2021) pagi.
Hargiyanto menguraikan, lonjakan kasus kematian positif itu mayoritas memang data delay.
Data delay adalah data tertunda yang baru masuk dalam laporan. Dimungkinkan kasus kematiannya sudah terjadi beberapa waktu lalu, tapi datanya baru masuk.
“Data delay itu yang membuat jumlah kematian meningkat. Mungkin ada warga Sragen yang meninggal di luar daerah, karena Nomor Induk Kependudukan (NIK)-nya tercatat di Sragen, maka datanya dimasukkan ke Sragen dan baru masuk sekarang,” jelasnya.
Sementara, untuk tambahan kasus harian relatif menurun drastis. Hargiyanto menyampaikan, kemarin ada tambahan 4 kasus positif baru dan 18 menunggu hasil tes PCR.
Jumlah pasien yang menjalani isolasi terpusat (isoter) di Technopark juga makin menurun. Dari kapasitas 400 tempat tidur, hari ini hanya terisi 61 pasien saja.
Sedangkan isoter di Kragilan, Gemolong, dari 86 kapasitas, hanya ada 3 pasien saja. Untuk pasien yang isolasi mandiri (isoman) tercatat sebanyak 23 orang.
Untuk keterisian atau BOR rumah sakit rujukan Covid-19, juga melonggar. Dari 25 tempat tidur (TT) ICU, terisi 13 TT atau 52 persen.
Sementara untuk TT isolasi, dari 351 TT, hanya 53 yang terisi atau 15,09 persen.
“Untuk hari ini, Minggu (29/8/2021), saya belum melihat data,” jar Hargiyanto singkat.***
