Penulis: Joko Widodo | Editor: Dwi NR
GROBOGAN | inspirasiline.com
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Grobogan bersama dengan Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dan Baznas Grobogan menggelar acara “Grobogan Mengaji & Berbagi” secara virtual di Ruang Riptaloka Setda Grobogan, Rabu (1/9/2021).
Acara diikuti oleh seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU se-Kabupaten Grobogan.

Hadir dalam acara virtual tersebut, Bupati Grobogan Sri Sumarni, Asisten Pemerintahan Sekda Grobogan Teguh Harjokusumo, Kabag Kesra Setda Grobogan Ali Mahfudon, Ketua GOW Grobogan Yayuk, Ketua Baznas Grobogan Musafak Ahmad, PC NU Grobogan, Ketua Lazisnu, Ketua Fatayat, dan undangan lainnya.
“Kegiatan semacam ini rutin kami gelar setiap tahun. Biasanya kami selenggarakan secara akbar di Alun-alun Purwodadi, tapi karena pandemi tahun ini cukup secara daring saja,” ungkap salah satu PC Muslimat NU Grobogan yang enggan disebut namanya.
Acara secara virtual bertema “Tahun Baru Hijriyah sebagai Perekat Silaturahim dan Berbagi Bersama Anak Yatim” yang diisi tausiyah oleh Kiai Ubaidilah Mustofa dari Pati ini diawali dengan pembacaan Ayat Suci Alquran dan dilanjutkan mengaji bersama.
Ketua PC Muslimat NU Grobogan Hj Yuniati Marsaid dalam sambutannya mengatakan, acara ini merupakan agenda tahunan untuk memperingati Tahun Baru Islam (Hijriah).
Yuniati mengungkapkan, pihaknya saat ini memberikan bantuan uang kepada 150 anak yatim, masing-masing sebesar Rp 200 tibu.
“Hingga saat ini Muslimat NU sudah menyantuni sebanyak 5.671 anak yatim, tanpa harus membebani Pemerintah Kabupaten,” katanya.
Sementara Bupati Sri Sumarni atas nama Pemkab Grobogan menyambut baik kegiatan positif ini, karena bisa meningkatkan kepedulian dan berbagi kasih sayang terhadap anak yatim, sehingga mereka tidak merasa terpinggirkan.
Bupati Sri Sumarni berharap, anak-anak yatim ini tetap bisa sekolah dan menggapai cita-citanya, sehingga bisa menjadi generasi penerus yang sukses di masa datang.
Bupati mengingatkan, pandemi Covid-19 belum usai. Untuk itu dia menitip pesan kepada Muslimat dalam tausiyahnya, bisa memberikan pengetahuan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).
“Atas kebersamaan kita, saat ini kasus dan kematian Covid-19 menurun terus dan Grobogan sudah masuk Level 2. Semoga ke depan bisa Level 1 dan selanjutnya menjadi zona hijau,” katanya.
Terkait pembelajaran tatap muka (PTM), Bupati Sri Sumarni menjelaskan bahwa hal itu harus melalui tahapan simulasi lebih dulu. Jika berhasil, baru bisa diterapkan PTM terbatas.***

gursu escort