Untuk Pemkab Sragen, Pemprov Jateng Gelontor 20.000 Dosis Vaksin Sinovac

NEWS

Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memberikan 20.000 dosis vaksin Sinovac kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen untuk disuntikkan kepada masyarakat.

Sebanyak 20.000 dosis vaksin jenis Sinovac itu diberikan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sebagai apresiasi kepada Pemkab Sragen, karena dinilai berhasil melaksanakan vaksinasi hingga 13.396 dosis secara serentak dalam satu hari.

Atas “penghargaan” itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengaku senang dan mengapresiasi semangat seluruh tenaga kesehatan (nakes) Sragen yang sudah bergotong royong melakukan tantangan vaksinasi lebih dari 13 ribu dosis dalam sehari saja.

Alhamdulillah, baru Sragen yang berani melakukan tantangan ini dan sesuai yang diharapkan Bapak Gubernur. Ini prestasi yang luar biasa, hasil kerja keras jajaran Pemkab Sragen dan semangat teman-teman nakes di lapangan,” ungkap Yuni, sapaan akrab Bupati Sragen seusai menjadi vaksinator di Puskesmas Sragen Kota, Selasa (7/9/2021).

Yuni mengaku, pihaknya selalu aktif komunikasi dengan Gubernur, khususnya dalam hal ketersediaan vaksin di Sragen. Termasuk saat pembagian distribusi vaksin Sinovac untuk wilayah Jawa Tengah.

“Pak Gubernur mengatakan bahwa tersedia vaksin Sinovac, Sragen siap tidak? Saya langsung katakan bahwa Sragen siap terima 13.000 dosis untuk disuntikkan dalam satu hari,” beber Yuni, yang juga sebagai vaksinator Kabupaten Sragen.

Orang nomor satu di Bumi Sukowati ini menyebut, tantangan itu disanggupinya, mengingat ada 48 fasilitas kesehatan (faskes) di Sragen yang bisa melakukan vaksinasi.

“Ada 48 faskes, terdiri 22 faskes swasta. Tapi kalau faskes milik Pemda ada 25 Puskesmas dan satu di Gedung UPTPK Sragen. Tidak usah dengan faskes swasta pun kami siap,” katanya.

Terkait pembagiannya, Bupati menerangkan, masing-masing Puskesmas serta Sentra Vaksinasi Sukowati (SVS) mendapatkan 500 dosis vaksin.

“Kami ditantang seperti itu, ya kami siap. Kami sudah siap. Alhamdulillah, Senin (6/9/2021) kemarin selesai, 25 Puskesmas rampung, termasuk yang di sini (SVS),” lanjutnya.

Sementara kendala untuk menyelesaikan target jumlah vaksinasi tersebut adalah menyelesaikan input data, P Care, dan aplikasi Smile-nya dalam satu waktu.

“Karena menyuntik dengan memasukkan ke data itu beda sekali. Suntik dengan memasukkan data, barangkali perbandingannya 10 kali menyuntik, baru bisa data masuk satu, mungkin ya waktunya,” ujarnya.

Untuk itu, Yuni memberikan target kepada masing-masing lokasi vaksinasi harus selesai meng-input P Care dan aplikasi Smile sampai pukul 18.00.

“Kemudian jam 19.00 kami laporkan Pak Gubernur. Pak Gubernur juga janji, kalau sudah terbukti selesai, besok boleh ambil lagi vaksin. Kami senang yang seperti itu,” jelasnya.

Yuni optimis kalau sistem alurnya seperti ini, pada Desember mendatang sebanyak 775 ribu warga Sragen bisa tuntas divaksin.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *