Bupati Sragen Yuni Sukowati Apresiasi Animo Vaksinasi Lansia Desa Slendro

NEWS

Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com

ANIMO masyarakat lanjut usia (lansia) Desa Slendro, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis pertama sangat tinggi. Dua jam setelah pelayanan dibuka, lebih dari 60 orang lansia mengikuti vaksinasi yang digelar di Balai Desa Slendro, Sabtu (4/9/2021).

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati terjun langsung sebagai vaksinator.

Mbah Miten (85), salah satu lansia tampak sumringah dan tenang di antara para lansia yang divaksin.

Lansia asal Dukuh Jumbleng yang datang ke balai desa didampingi menantunya itu mengaku tidak sakit saat disuntik vaksin oleh Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Bahkan, Mbah Miten mengatakan, vaksin adalah salah satu cara untuk keluar dari pandemi Covid-19, selain untuk menjaga protokol kesehatan (prokes).

“Luar biasa, tidak sakit, Bu. Rasanya sekarang tambah semangat. Virusnya biar cepat pergi dari Indonesia,” ungkapnya menjawab pertanyaan Yuni, sapaan akrab Bupati Sragen, usai divaksin.

Sebagai vaksinator, Yuni mengapresiasi warga lansia Desa Slendro, karena punya semangat tinggi untuk divaksin.

Selain itu, orang nomor satu di Bumi Sukowati ini juga berterima kasih kepada jajaran Satgas Desa yang telah memberikan edukasi tentang vaksin Covid-19 kepada masyarakat, khususnya lansia.

Alhamdulillah. Animo lansia Desa Slendro luar biasa. Meski, saat menyuntiknya tadi harus berhati-hati, karena kekebalan ototnya juga sudah lembut sekali. Tapi yang penting semangatnya perlu ditiru untuk desa lainnya,” ungkapnya.

Yuni menyebutkan, ada tiga Kecamatan di Sragen yang cakupan vaksinasi lansianya masih rendah, yaitu Kecamatan Tangen, Mondokan, dan Gesi.

“Maka dari itu mulai Kamis, Jumat, dan Sabtu ini dan Minggu besok, kami mengagendakan vaksinasi lansia, per desa 100 lansia di tiga kecamatan itu. Semoga dengan ini cakupan vaksinasi lansia terus meningkat,” ujarnya.

Yuni berpesan kepada Satgas Covid-19 di desa/kelurahan, agar terus melakukan sosialisasi dan edukasi terkait manfaat mendapatkan vaksin kepada masyarakat luas, khususnya pada lansia.

“Kita tidak boleh berhenti sampai di sini. Masyarakat harus terus kita ajak untuk menyukseskan program ini, agar kita bisa segera terbebas dari pandemi ini,” pesannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen Hargiyanto mengatakan, DKK memberikan kuota 100 orang lansia untuk divaksin pada tahap ini.

“Diutamakan para lansia, karena merupakan orang dengan risiko tinggi jika terpapar Covid-19,” jelasnya.

Menurut Hatgiyanto, sampai hari ini total warga lansia Sragen yang sudah menerima vaksin dosis pertama sebanyak 90.267 orang, sedangkan dosis kedua 30.567 orang.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *