Di Kabupaten Sragen, 25 Puskesmas Kembali Gelar Vaksinasi Covid-19 Serentak

NEWS

Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com        

BUPATI Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati memenuhi janjinya kepada Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo untuk memvaksin 13.000 warga masyarakat setiap hari.

Janji itu sudah dilaksanakan sejak Senin (6/9/2021) lalu, dengan menggelar vaksinasi di UPTPK Sragen dan 25 Puskesmas yang ada di Kabupaten Sragen.

VAKSINATOR Susilowati sedang menyuntikkan vaksin Sinovac ke salah satu warga di Puskesmas Plupuh 2, Rabu (8/9/2021).

Bahkan, Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang juga seorang dokter, terjun langsung sebagai vaksinator.

Setiap memantau vaksinasi, baik di balai desa maupun di Puskesmas, Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati selalu mengapresiasi seluruh tenaga kesehatan (nakes) yang berjibaku menjalankan vaksinasi, terutama yang bertugas sebagai vaksinator.

PARKIR kendaraan peserta vaksinasi di Puskesmas Plupuh 2 sampai meluber di jalan,Rabu (8/9/2021).

Hari ini, Rabu (8/9/2021), 25 Puskesmas kembali menggelar vaksinasi, termasuk dua Puskesmas di Kecamatan Plupuh.

Puskesmas Plupuh 1 menyasar 300 warga usia 18 tahun ke atas dan Puskesmas Plupuh 2 mendapatkan jatah 350 orang, dengan usia sasaran sama.

Pantauan inspirasiline.com di Puskesmas Plupuh 2, animo masyarakat untuk divaksin sangat tinggi dan tertib sesuai antrean.

Kondisi ini sangat berbeda dari penyelenggaraan vaksinasi saat beredarnya hoaks, beberapa waktu lalu.

Satgas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tingkat Kecamatan Plupuh terus memantau pelaksanaan vaksinasi di Dua Puskesmas serta terus mengingatkan warga yang antre untuk menghindari kerumunan.

“Pantauan dilakukan Satgas PPKM sejak awal ada vaksinasi Covid-19. Alhamdulillah selama ini, termasuk hari ini berjalan tertib, lancar, dan aman,” ungkap Wakapolsek Plupuh Iptu Sukarno kepada inspirasiline.com di depan Puskesmas Plupuh 2 yang berlokasi di Desa Pungsari, Rabu (8/9/2021).

Namun demikian, Iptu Sukarno mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *