Penulis: Supriyani
SUKOHARJO | inspirasiline.com
DESA Majasto, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menjadi sasaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 112, yang secara resmi dibuka oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
Pembukaan ditandai dengan penandatanganan dan serah terima berita acara oleh Bupati Etik Suryani dan Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan di Lobi Ruang Bupati, Rabu (15/9/2021).

Karena masih situasi pandemi, acara seremonial tidak melibatkan semua organisasi perangkat daerah (OPD).

Setelah melakukan penandatanganan MoU, Bupati dan Muspida langsung menuju lokasi TMMD di Desa Majasto, untuk melaksanakan peletakan batu pertama tanda dimulainya TMMD.
TMMD dengan anggaran Rp 1,5 miliar lebih ini akan membangun sejumlah sasaran fisik dan nonfisik.
Sasaran fisik meliputi pembuatan talut jalan Dukuh Majasto-Boto sepanjang 1.280 meter, pembuatan talut jalan Dukuh Sigobang-Dukuh Siblarak sepanjang 800 meter, dan pembangunan rabat beton Dukuh Sigobang-Dukuh Siblarak sepanjang 1.000 m x lebar 1 meter x tebal 0,12 meter x 2.
Selanjutnya, renovasi Masjid Ar-Rohman di Bumi Arum, renovasi 3 unit rumah tidak layak huni (RTLH), renovasi 3 unit MCK, perawatan 1 unit lapangan bola, serta renovasi Gedung TPA Al-Amin, Dukuh Boto, RT 02/RW 09, Desa Majasto dari corporate social responsibility (CSR) BRI.
Selain itu, renovasi Masjid Khulafa’ur Rasyidin, Desa Majasto dari CSR BRI dan pembangunan talut jalan Dukuh Majasto-Boto bantuan dari Kementerian Ketenagakerjaan.
Untuk sasaran nonfisik, meliputi penyuluhan wasbang dari Kodim 0726 Sukoharjo, penyuluhan narkoba dan kamtibmas oleh Polres Sukoharjo, penyuluhan stunting, pencegahan dan bahaya virus Corona oleh Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, penyuluhan pertanian dari Dinas Pertanian (Distan) Sukoharjo, serta vaksinasi dari Kodim 0726 dan DKK Sukoharjo.
Adapun anggaran yang digelontorkan dari APBD Provinsi Jateng Rp 186 juta, APBD kabupaten Rp 807.718.000, dan dari swadaya masyarakat Rp 10 juta.
Pelaksanaan TMMD sepanjang satu bulan, 15 September-14 Oktober 2021.
Bupati Etik Suryani berharap, TMMD reguler ke-112 ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, khususnya di Desa Majasto.
“Bisa memperlancar roda perekoniman di Majasto dan sekitarnya, dan kami mohon masyarakat untuk merawat aset tersebut agar bisa terus dimanfaatkan. Dengan sinergitas TNI-Polri dalam segala hal akan lebih mendekatkan masyarakat dengan TNI-Polri,” ujar Etik Suryani.
Sementara Kepala Desa (Kades) Majasto Rudi Hartono mengatakan, ada dua sasaran TMMD, yaitu fisik dan nonfisik.
Untuk sasaran fisik, seperti betonisasi yang digarap ini, sebelumnya masih jalan makadam, sehingga jika musim hujan jalan becek dan meyulitkan petani yang melintas membawa hasil bumi.
Sedangkan pembangunan talut juga sangat mendesak. Pasalnya, talut itu untuk menahan badan jalan supaya tidak ambrol, sehingga akan meningkatkan mobilitas petani dalam menggerakkan roda perekonomian.
Untuk sasaran nonfisik, ada beberapa penyuluhan, pembagian sembako, dan vaksinasi 1.000 dosis bagi usia 12 tahun ke atas, yaitu pelajar dan pekerja.
“Vaksinasi ini untuk mendukung pembelajaran tatap muka (PTM) yang mulai digelar,” ujar Kades Rudi Hartono di sela-sela acara TMMD.***
