Ganjar Resmikan Operasionalisasi Trans Jateng Koridor III Semarang-Grobogan

NEWS

Penulis: Joko Widodo
GROBOGAN | inspirasiline.com

GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan layanan operasional bus rapid transit (BRT) Trans Jateng kawasan Kendal-Demak-Ungaran-Semarang-Purwodadi (Kedungsepur) Koridor III jurusan Semarang-Grobogan, di Pendopo Kabupaten Grobogan, Rabu (13/10/21) siang.

GUBERNUR Jateng Ganjar Pranowo mengucurkan air kendi ke kaca Bus Trans Jateng, didampingi Bupati Grobogan Sri Sumarni.

Didampingi Plt Kepala Dinas Perbuhungan (Dishub) Jateng Henggar Budi Anggoro, Bupati Grobogan Sri Sumarni, Bupati Demak Aisti Ainah, serta Forkopimda Grobogan, pejabat Eselon I Kemenhub RI, dan kepala dinas terkait, Gubernur Ganjar Pranowo melepas bus Trans Jateng dari Pendopo Kabupaten Grobogan, menandai dimulainya operasionalisasi jalur Terminal Penggaron, Semarang ke Terminal Gubug, Grobogan.

“Senang Bersama Trans Jateng”  merupakan slogan manajemen agar masyarakat Jateng memanfaatkan moda transportasi yang lebih aman dan nyaman ini.

Trans Jateng kawasan Kedungsepur Koridor III rute Semarang-Grobogan ini mulai beroperasi setiap hari, pukul 05.00 hingga 20.00, dengan tarif murah Rp 4.000 untuk umum serta Rp 2.000 bagi pelajar dan pekerja.

Rute dari Terminal Penggaron, Semarang menuju Terminal Gubug, melalui Terminal Godong.

Plt Kepala Dishub Jateng Henggar Budi Anggoro mengatakan, layanan operasional BRT Trans Jateng Koridor III Kawasan Kedungsepur rute Semarang-Grobogan ini dilayani sebanyak 14 armada.

“Dalam sehari, satu bus melayani 6 trip, dengan panjang lintasan 30 kilometer,” ujar Henggar Budi Anggoro.

Sarana prasarana yang sudah dibangun sebanyak 12 shelter dan di titik-titik potensial untuk tempat naik-turun penumpang diberi tanda rambu “Bus Stop,” yang keberadaannya akan terus dievaluasi, sehingga kemungkinan titik tersebut bisa bergeser sesuai kondisi penumpang.

“Sejak 2017, sampai saat ini di Jateng telah dibangun 5 koridor Trans Jateng,” terang Henggar.

Koridor I rute Bawen- Tawang, Semarang; Koridor II Purbalingga- Purwokerto, Banyumas; Koridor III Weleri, Kendal-Mangkang, Semarang; Koridor IV Borobudur- Kutoarjo; Koridor V Solo-Sumberlawang, dan Koridor VI rute Semarang-Grobogan.

baca juga:  Gubernur Ganjar Pranowo Lantik Bupati Sri Sumarni-Wabup Bambang Pujianto

Dari 5 koridor tersebut, jumlah penumpang yang terlayani Bus Trans Jateng sebanyak 11.010.000 orang, 77%-nya penumpang wanita.

“Kehadiran BRT Trans Jateng ini mampu memindahkan pengguna roda dua ke BRT sebesar 45% dan pengguna kendaraan umum yang beralih ke BRT Trans Jateng sebesar 49%,” beber Henggar.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan, layanan BRT Trans Jateng yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, diawali niat membantu mengurangi pengeluaran buruh; untuk kontrak rumah, transportasi, kesehatan, dan pendidikan keluarga.

“Trans Jateng ini memang untuk mereka, para pekerja buruh yang per harinya nglajo. Untuk itu, saya minta pengelola nantinya bisa memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya,” kata Ganjar..

Menurut Ganjar, Bus Trans Jateng memang diperuntukkan bagi pelajar, buruh, dan para veteran, supaya mendapatkan pelayanan yang baik dan nyaman dengan ongkos terjangkau.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Ganjar Pranowo berkesempatan memberikan pengarahan kepada para awak dan mencoba menaiki Bus Trans Jateng keliling Alun-alun Kota Purwodadi.

Bupati Demak Aisti Ainah tetap mengapresiasi dan bangga atas beroperasinya Bus Trans Jateng ini, meski gagal mengambil rute di Kabupaten Demak.

“Pokoknya ke depan kami siap menerima Bus Trans Jateng ini,” katanya sambil melirik Plt Kepala Dishub Jateng Henggar Budi Anggoro.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *