Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com
CAPAIAN vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sragen terus bergerak naik. Hingga Sabtu (16/10/2021) pagi, jumlah warga Bumi Sukowati yang mendapat suntikan vaksinasi sudah melampaui batas minimal untuk mencapai herd immunity 70%.

Data terbaru di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen hingga hari ini, jumlah warga tervaksin mencapai total 770.295 orang. Sementara untuk dosis pertama, sudah mencapai 71,15%, dengan total warga tervaksin sebanyak 551.957 orang.
Data yang dihimpun inspirasiline.com di DKK Sragen, Sabtu (16/10/2021) menunjukkan, jumlah warga yang tervaksin dosis pertama hingga hari ini mencapai 551.957 orang dan dosis kedua sebanyak 213.974 orang. Sementara yang tervaksin dosis ketiga mencapai 4.364 orang.

“Total suntikan vaksin sampai hari ini mencapai 770.295. Persentase total 49.65%. Alhamdulillah, untuk cakupan vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 71%,” ungkap Kepala DKK Sragen Hargiyanto, Sabtu (16/10/2021) pagi.
Kemudian capaian vaksinasi untuk sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan (nakes) tercatat sebanyak 6.346 orang dosis pertama. Kemudian nakes tervaksin dosis kedua sebanyak 5.972 orang dan dosis ketiga sebanyak 4.364 orang.
Untuk kategori lansia, hingga hari ini yang sudah tervaksin dosis pertama mencapai 72.224 orang dan 34.473 orang tervaksin dosis kedua.
Pergerakan positif dari jumlah warga yang tervaksin berimbas positif terhadap penurunan kasus Covid-19.
Data terakhir pada Sabtu (16/10/2021) pagi, hanya ada dua tambahan kasus positif selama sehari. Kemudian selama beberapa pekan terakhir, penambahan kasus positif harian juga relatif makin menurun drastis.
Tambahan kasus harian hanya berkisar antara 1-10 kasus baru. Sebagian besar kasus baru hanya tanpa gejala dan sudah jarang terjadi kasus kematian.
Meski vaksinasi sudah di atas 71% dan angka kasus menurun drastis, Sekretaris Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sragen Tatag Prabawanto meminta masyarakat tak lengah dan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes), mengingat potensi ancaman penyebaran Covid-19 masih bisa terjadi. Terlebih belakangan ini, di luar negeri sudah muncul varian baru, yakni varian MU.
“Jangan sampai terjadi gelombang ketiga. Mudah-mudahan dengan semua mematuhi prokes, wabah Covid-19 bisa segera selesai dan kehidupan kembali normal seperti sediakala,” tandas Tatag Prabawanto yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen.***
