Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta Kades on the track

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta kepada semua Kepala Desa (Kades) untuk on the track dalam pengisian dan penjaringan Perangkat Desa ( Perdes ).

Sanksi tegas hingga diseret ke ranah pidana akan diberikan jika ada Kades yang ketahuan dan terbukti main-main dalam pengisian Perdes.

Penegasan itu disampaikan Bupati kepada Inspirasiline.com Rabu (27/10/2021) terkait dengan proses seleksi Perdes baik tahapan mutasi maupun menjelang pengisian penjaringan ini

“Kalau ada berita negatif dan laporan soal pengisian perdes, saya sendiri yang akan menindaklanjuti. Apakah inspektorat yang akan turun atau dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum  ( APH) kalau memang itu masuk ranah pidana,” Ungkap Yuni sapaan akrab Bupati Sragen tegas

Orang nomor satu di jajaran  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen itu menyampaikan sejauh ini, dirinya memang belum menerima aduan.

Yuni  menyebut sampai hari ini pengisian Perdes masih relatif terkendali dan tidak ada laporan negatif.Meski demikian, pihaknya tetap menekankan agar Kades tidak mencoba bermain-main dengan hal-hal yang negatif jika tidak ingin ditindak.Sudah lah saya minta semua on the track saja. Kita konsisten dan tetap komitmen untuk menjalankan sesuai koridornya,” tandasnya.

Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP) ini juga meminta kepada masyarakat atau peserta seleksi Perdes untuk mau melaporkan jika memang mendapati ada indikasi penyimpangan dalam penyelenggaraan. Yuni menggaransi setiap laporan atau aduan akan langsung ditindaklanjuti. Sepanjang ada bukti pendukung yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Kalau tidak ada aduan ke saya, bagaimana saya bisa menindak lanjuti. Kalau sebuah rumor tanpa bukti, sulit juga untuk kita tangani. Makanya kalau memang ada bukti sampaikan nanti kita tindak lanjuti. Saya sudah komitmen,” Ungkapnya tegas

baca juga:  Pasar Bahulak, Pasar Bernuansa Serba Tempo Dulu

Belum lama ada mutasi perdes ada indikasi yang tidak sesuai Standar Operasional Prosedur ( SOP) tetapi hanya rumor dan dalam waktu dekat akan ada penjaringan pengisian Perdes.

Data terakhir, ada 161 desa dari 196 desa yang sudah diizinkan bupati untuk menggelar mutasi Perdes.

Setelah mutasi, Desa diberi kewenangan untuk melanjutkan proses penjaringan dan pengisian Perdes yang kisong. ( Sugimin/17 )

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *