Gilang Akar Wangi

NEWS

Wonogiri, inspirasiline.com

Penulis :  Sukamto

Nama lengkap Retno Gilang, sehari-hari akrap disapa mbak Gilang.

Orangnya ramah, murah senyum, nyantai  serta sangat cair memberikan informasi.

Ketika inspirasiline.com menyambangi tempat tinggal Retno Gilang di Desa Kudi, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri, ia sedang asyik merawat aneka tanaman  yang menghiasi latar, serta buritan rumahnya.

Retno Gilang, pemilik taman bunga ” Akar Wangi “

Menurut penuturannya, ia merupakan alumni UNS Surakarta, jurusan Teknologi Pangan, lulus tahun 2013.

Tak nyangka, ternyata Gilang memiliki berbagai usaha seperti, aneka tanaman hias, bibit buah-buahan, tanaman peneduh, pupuk, pot bunga, pertamanan, diberi nama ” Akar Wangi.” Kios tersebut berada di pasar Desa Kedungombo, Kecamatan Baturetno, Kapupaten Wonogiri. Lahan pembibitan ada 3 tempat, ketiganya berada di Desa Kudi, Batuwarno, dengan nama ” Rumah Bunga.”

Menurut pengamatan inspiradiline.com, jenis tanaman meliputi, bunga aglonema, philo, monstera, begonia, syngonrum,anggrek, buah durian, mangga, jambu, kelengkeng, alpokat, jeruk, pisang ulin. Sedangkan tanaman peneduh meliputi, pohon pule, bintaro, ketapang biola, ketapang kencana,  prigilia, dan ratusan jenis tanaman lainnya.

Para tamu menikmati ragam puspa, di Rumah Bunga, Desa Kudi, Batuwarno, yang dikelola Retno Gilang.

Menurut Retno Gilang, harga bibit tersebut, sangat relatif, tergantung jenis, dan besar kecilnya tanaman.

Harga mulai dari lima ribu,  puluhan ribu, ratusan ribu. Tanaman peneduh yang sudah besar mencapai jutaan rupiah.

Retno Gilang, menunjukkan pohon Pule di kebun pembibitan, Desa Kudi, Batuwarno.

Di samping menjual aneka bunga dan tanaman peneduh, Gilang juga melayani pengerjaan ” pertamanan “, pupuk tanaman hias, dan pot bunga. Mengenai ongkos membuat taman, tergantung kesepakatan pemesan.

Menurut penuturan Gilang, ia pernah mengerjakan taman bungan di Rum Sritek, Taman Rowo, taman sekolah, perkantoran, losmen, serta rumah pribadi.

Dalam melaksanakan usahanya, Gilang dibantu 4 tenaga, bertugas merawat bunga, membuat pupuk kompos, pot bunga, serta,  pemasaran.

Pengunjung berbelanja bunga di Rumah Bunga, Desa Kudi, Batuwarno, yang dikelola Retno Gilang.

Para pembeli bunga, tanaman peneduh, kebanyakan berasal dari pembeli lokal,  pembeli dari Sukoharjo, Solo. Bibit bunga dan tanaman hias ” Akar Wangi ” juga dikirim ke  Gentan Sukoharjo, Pasarnongko, Solo, dan daerah lain.

Menurut penjelasan Gilang, usaha bisnis tanaman hias dan pertanaman yang ia tekuni berasal dari ayahnya,( Sunarto ) seorang mantan Kades Kudi, Batuwarno.

Untuk melengkapi usahanya, Gilang bersama kakaknya, ( enggan disebut namanya ) membuka rumah makan, berada dalam satu tempat, di Pasar Desa Kedungombo, Kecamatan Baturetno.

Rumah makan tersebut, menyajikan jenis makanan; ayam goreng jawa, sayur lombok ijo, aneka gorengan dan minuman.

Kios ” Akar Wangi ” dilengkapi sasana pertemuan, yang mampu menampung 30 orang, dilengkapi kamar mandi, WC, serta aneka ragam puspa.

Ketika inspirasiline.com menanyakan pendapat hasil usaha, Gilang hanya senyum, ” tentang hasil,  ya lumayan mas,  tergantung situasi. ” ujarnya.

Sebelum menekuni usaha  menjual aneka bunga, buah, bibit tanaman peneduh, dan pertanaman, Gilang pernah bekerja di BNI Jogjakarta, ( 2013 ). Kehendak orang tua dan keluarga, Gilang kembali  ke tanah kelahiran, untuk meneruskan usaha ayahnya, menekuni bidang pertamanan, dan tanaman hias.

Pengunjung menikmati indahnya taman bunga yang dikelola Retno Gilang.

Usaha Gilang disaat ini dapat dibilang membuahkan hasil, sukses. Walau situasi Covid, kios Akar Wangi  tak pernah sepi, ramai dikunjungi pembeli. Ia membuka usahanya, baik di ” Rumah Bunga” maupun di kios ” Akar Wangi “, mulai Senin – Sabtu,

Menjelang Natal dan tahun baru ( Nataru ), kios Gilang  Akar Wangi ” banyak didatangi pengunjung untuk membeli bibit bunga, dan tanaman peneduh.
Bagikan ke:

1 thought on “Gilang Akar Wangi

  1. I have recently started a site, the information you offer on this website has helped me greatly. Thanks for all of your time & work. “Money is power, freedom, a cushion, the root of al evil, the sum of all blessings.” by Carl Sandburg.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *