Sragen-Inspirasiline.com. Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Provinsi Jawa Tengah ( Prov Jateng) Mukafi Fadli, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen menetapkan darurat penanganan hama tikus. Maraknya hama tikus membuat banyak petani nekat memasang jebakan tikus beraliran listrik yang akhirnya memakan banyak korban jiwa.
Catatan Inspirasiline.com dalam tahun 2020 – awal 2022 sedikitnya 23 petani meregang nyawa terkena jebakan tikus beraliran listrik. Ironisnya, sebagian korban adalah si pemasang jebakan itu sendiri alias senjata makan tuan.
Desakan itu disampaikan Mukafi Fadli menjelang kedatangan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo ke Sragen, Senin (10/1/2022).
Mukafi Fadli menyampaikan Pemkab perlu segera menetapkan darurat dalam penanganan jebakan tikus berlistrik di Sragen
Mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sragen ini menegaskan, nyawa orang lebih penting sehingga jangan sampai muncul korban jiwa lagi. lilik begitu sapaan akrabnya meminta Pemkab bersama pemangku kepentingan terkait mengambil kebijakan pelarangan jebakan tikus dalam bentuk aturan dan ada tim yang terjun ke lapangan untuk pengawasan.
“Dalam upaya darurat penanganan hama tikus, Pemkab harus mengalokasikan anggaran untuk pengadaan obat-obatan pembasmi tikus secara masif dan gratis. Dalam situasi ini menjadi momentum untuk kembali menggunakan pola gotong-royong dalam pengendalian hama tikus lewat gropyokan tikus. Selain itu, perlu adanya inovasi teknologi dalam penanganan hama tikus, termasuk pengadaan burung hantu,” Ungkapnya
Pengadaan burung hantu yang menjadi predator tikus harus masif dilakukan dan digalakkan. lilik meminta ada peraturan daerah (perda) larangan berburu predator tikus untuk menjaga ekosistem di sawah.
Politikus PKB itu melihat Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai perusahaan listrik juga memiliki peran penting mencegah munculnya korban jebakan tikus beraliran listrik.
Di sisi lain, Polres Sragen harus terus menyosialisasikan ancaman pidana dalam penyalahgunaan listrik yang menyebabkan kematian.
“Memungkinkan misalnya memberi tegangan listrik rendah yang tidak berisiko terhadap nyawa orang. Kalau solusi paling cepat, Pemkab harus memberi obat pembasmi tikus dan alatnya. Kemudian digerakkan upaya gropyokan tikus. serentak di setiap desa,” Ungkap Lilik tegas ( Sugimin/17)

best place to buy cialis online reviews 7139 Biodegradation Not ready biodegradable 0