Kirab Obor Virtual Dan Expresi Seni Budaya Kaum Disabilitas

NEWS

Sukoharjo-Inspirasiline.com. Pesta seni dan olah raga bagi penyandang disabilitas berlangsung di Sukoharjo yang dikemas dalam acara Kirab Obor Virtual dan Expresi Seni Budaya Pekan Spesial Olympic Nasional ( PeSONas)  yang belangsung Jum’at-Senin (11 – 14/2/2022) di pendopo Graha Satya Praja (GSP) Pemkab Sukoharjo dan di 12 sanggar inklusi sekabupaten.

Atlit PeSONas foto bersama Muspida

Ketua panitia sekaligus Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Setyo Aji Nugroho dalam laporannya menyampaikan bahwa kirab obor virtual dan expresi seni budaya PeSONas  ini bertujuan untuk mensosialisasikan penyelenggaraan PeSONas kepada masyarakat luas, mengkampanyekan agar tidak ada lagi diskriminasi kepada penyandang disabilitas.

Setyo Aji Nugroho Kadispora

Selain itu juga untuk membuka ruang dan peran masyarakat dalam kampanye dunia inklusi, dan menjalin jejaring keluwarga untuk saling mendukung bagi penyandang disabilitas intelektual sebagai anak yang mempunyai talentas khusus.

Aji Nugroho juga menambahkan  adapun  bentuk kegiatan ini berupa: pawai obor virtual dan expresi budaya disanggar inklusi sekabupaten, sosialisasi penyelenggaraan PeSONas bagi masyarakat inklusi dan gelar expresi disanggar inklusi sekabupaten, dan penyerahan obor ke PeSONas Jateng untuk seterusnya diberikan ke kabupaten Boyolali.

“ Kirab obor virtual dan expresi seni budaya ini dilaksanakn di 12 sanggar inklusi sekabupaten, dengan peserta tidak dibatasi untuk bisa memberikan ruang sebanyak-banyaknya kepada penyandang disabilitas, “ tandas Aji Nugroho.

Sementara itu bupati Sukoharjo dalam kata sambutannnya mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang merupakan sebuah gerakan untuk memberikan kesempatan, merangkul, dan menumbuhkembangkan bakat atlit spesial olympics dan nantinya diharapkan bisa membuka pikiran masyarakat kita untuk bisa menerima disabilitas intelektual dengan cara mengumandangkan kesamaan harkat dan martabat dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani juga menyampaikan disabilitas intelektual adalah kelompok yang lemah dalam intelegensinya, mereka mengalami kesulitan dalam berbagai aspek kehidupan sehingga selalu membutuhkan pendampingan, pasalnya mereka mempunyai kendala dalam berkomunikasi dengan pihak lain, dalam kehidupan sehari-hari cenderung kurang berinteraksi  sehingga perlu dukungan pemerintah karena mereka mempunyai hak yang sama sebagai warga negara.

Dan salah satu diantara bentuk dukungan pemerintah seperti dalam penyelenggaraan kegiatan ini, dengan memberikan penghargaan kepada atlit bertalenta khusus sebab mereka telah mengharumkan nama daerah dan negara Indonesia diajang olah raga nasional  maupun internasional, sehingga kami berharap dengan digelar PeSONas ini nantinya bisa menghasilkan atlit-atlit baru bertalenta khusus, terang bupati.

“ Dengan dilaksanakannya  kirab obor virtual dan expresi seni budaya pekan spesial olympic nasional ini diharapkan bisa menghasilkan atlit-atlit baru bertalenta khusus, “ ujar bupati Etik Suryani. (Prie)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *