Menko Luhut Janjikan Tambahan Vaksin Covid-19, Bupati Sragen Yuni Sukowati Tunggu Realisasi

NEWS

Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com

BUPATI Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berharap, Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah merealisasikan tambahan vaksin Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi Kabupaten Sragen.

Harapan Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati didasarkan pada janji Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat berkunjung ke Sragen, sepekan lalu, yang siap memberikan 15.000 dosis per hari.

“Saya kemarin di-WhatsApp (WA) Ajudan Deputi lagi. Tanya ‘gimana Sragen?’ Ya saya jawab, vaksinnya habis. Pasokan nggak ada. Dijawab ‘kejar di Provinsi’. Gimana ya ngejarnya?” ungkap Yuni, sapaan akrab Bupati Sragen, seusai mengunjungi vaksinasi di Balai Desa Pantirejo, Kecamatan Sukodono, Rabu (11/8/2021).

Yuni menyampaikan, setelah diminta mengejar ke Provinsi, dia menindaklanjuti dengan mengirim pesan WA ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk meminta pasokan vaksin.

“Saya WA Pak Gub, nyuwun vaksin, akhirnya langsung dijawab ‘siap’,” terangnya.

Perihal janji 15.000 dosis vaksin per hari, Yuni menyebut realitanya memang belum sebanyak itu. Dia menyebut, sejak kunjungan Menko Luhut, Sragen per hari hanya kebagian 5.000 dosis.

“Sampai hari ini 5.000 dosis. Sehari kemarin kami bisa suntikkan 7.500 dosis. Buffer (cadangan) di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) juga sudah nol,” katanya.

Bahkan untuk jadwal vaksinasi Minggu depan, hingga kini vaksinnya belum ada. Sebab stok vaksin di DKK hari ini sudah habis.

Biasanya, kiriman vaksin datang Jumat. Karenanya, Bupati belum bisa berpikir jika sampai Jumat besok belum ada kiriman vaksin, maka untuk Sabtu dimungkinkan tidak bisa menggelar vaksinasi.

“Janjinya kemarin ya 15.000 dosis per hari,” bebernya.

Meski demikian, orang nomor satu di Bumi Sukowati ini menyebut, sejak kedatangan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, pencapaian vaksinasi di Sragen sudah meningkat signifikan.

Sebelumnya baru 12 persen, sepekan terakhir sudah naik jadi 15,5 persen. Satu persen capaian setara dengan 7.500 orang.

Sekadar tahu, janji 15.000 dosis pe rhari untuk Sragen itu dilontarkan Menko Marves Luhut Pandjaitan saat menyambangi isolasi terpusat di Technopark Sragen, Rabu (5/8/2021) lalu. Saat itu dia menargetkan 75 persen warga di wilayah Soloraya sudah visa tervaksin sampai akhir Agustus ini.

Sementara untuk wilayah se-Jawa ditargetkan 35 juta warga dan nasional 72 juta bisa tervaksin sampai akhir bulan.

Hal itu disampaikan Menko Marves sekaligus Koordinator Satgas Nasional Penanganan Covid-19 Luhut Pandjaitan saat meninjau vaksinasi warga di Desa Krebet, Kecamatan Masaran, Sragen, Kamis (5/8/2021) siang.

Menko Marves Luhut Pandjaitan hadir didampingi Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin serta Bupati dan jajaran Forkopimda.

“Soloraya, kita mau, tadi dengan pak Menteri Kesehatan supaya 75% sampai akhir bulan ini. Seperti di Sragen, kita mau dengan ibu Dokter Bupati, nanti bisa 15.000 sehari dan itu bisa. Itu kata Ibu Bupati,” ungkap Luhut Pandjaitan kepada wartawan saat itu.

Untuk mengejar target itu, Menko Luhut bersama Menkes akan terus mendorong untuk penambahan jumlah dosis vaksin.

Tidak hanya skala nasional, vaksin yang dikirim ke daerah juga didorong untuk terus ditambah.

“Bulan ini kita mau vaksin 72 juta seluruh Indonesia. Jadi di Jawa mungkin 35 juta,” katanya.

Menurut Luhut, target itu dicanangkan untuk mempercepat pencapaian kekebalan komunal atau herd immunity.

Berdasarkan para ahli dan dewan guru besar sejumlah universitas, herd immunity agak sulit tercapai jika masih di bawah 75 persen.

“Jadi oleh ahli-ahli kita dan Dewan Guru Besar UI, UGM, dan apa namanya Airlangga itu sepakat kita capai dengan tiga hal, yakni dengan vaksin, 3T: testing, tracing, threatment, dan 3M: pakai masker, mencuci tangan, jaga jarak. Jadi kalau ini bisa mengelola dengan baik, pasti bisa mengendalikan ini (Covid-19),” urainya.

Luhut menyebut, sejauh ini belum ada negara yang bisa mengendalikan semua itu.

Sebelum ke Pantirejo, Kecamatan Sukodono, Bupati Yuni Sukowati beserta rombongan telah mengecek vaksinasi di Desa Jekani, Gemantar, dan Jambangan, Kecamatan Mondokan.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *