Pendapatan Pedagang dan Tukang Ojek di BPSMPS Menurun

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Menurunnya jumlah kunjungan wisatawan ke Musium Manusia Purba Sangiran, Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen berdampak pada pendapatan pedagang dan tukang ojek.

Data yang dicatat Inspirasiline.com Sabtu (12/2/2022) di Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran (BPSMPS) selama Januari lalu, pengunjung Sangiran kurang dari 14 ribu orang.

Klaster Sangiran mendominasi, yakni 13.937 orang. Disusul Klaster Dayu sebanyak 748 pengunjung, Klaster Ngebung 308 pengunjung, Klaster Bukuran hanya dua pengunjung, dan Klaster Manyerejo belum pernah dikunjungi.

Koordinator paguyuban ojek Sangiran Sartono menuturkan, karena sepi, pada akhir pekan, tukang ojek hanya bisa membawa pulang Rp 50 ribu, sedangkan hari biasa sekitar Rp 15 ribu.

”Ojek mengantar dari gerbang keluar ke lokasi parkir hanya Rp 3 ribu, kalau pengunjung sepi ya (pendapatan) sedikit karena giliran mengambil penumpangnya, juga sedikit” Ungkap Sartono kepada Inspirasiline.com dipintu masuk Musium Manusia Purba Sangiran Sabtu (12/2/2022).

Sartono memastikan setiap tukang ojek beroperasi sesuai jadwal dan aturan yang disepakati. ”Meski sepi, kami tetap stand by. Setiap sif ada 15 tukang ojek,” Ungkapnya.

Keluhan serupa disampaikan pedagang suvenir dan kuliner di kompleks Musium Manusia Purba. Terpisah, Kepala Desa (Kades) Krikilan, Kecamatan Kalijambe Widodo mengatakan, dalam situasi pandemi, tingkat ekonomi pengunjung mungkin juga menurun.

”Mungkin mereka ingin jalan-jalan dan menahan keinginan untuk membeli sesuatu. Karena itu, di masa pemulihan ekonomi, butuh inovasi pelaku usaha  untuk lebih menarik pembeli,” Ungkap Widodo.

Pamong Budaya Ahli Muda BPSMPS  Dodik Wiranto menjelaskan, sudah ada upaya mengarahkan pengunjung ke pedagang selter di dalam musium.

” 15 Pemandu wisata lokal sudah diberi Arahan untuk mengajak pengunjung ke selter pedagang” Ungkap Dodik Wiranto meyakinkan. ( Sugimin/17)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *