Warga di Kabupaten Sragen Yang Sudah Vaksin ke Dua Lebih Tiga Bulan Diperbolehkan Vaksin Booster

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Warga di Wilayah Kabupaten Sragen usia 18 keatas yang sudah Vaksin ke dua lebih dari tiga  bulan diperbolehkan mengikuti vaksin ketiga (Booster) Syarat bagi warga mendapatkan vaksinasi Covid-19 ke tiga (booster) di Sragen berubah. Mulai hari ini Sabtu (19/2/2022) warga yang sudah tiga bulan disuntik Vaksin Covid-19 dosis kedua bisa mengakses vaksinasi penguat ketiga (booster).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto, menjelaskan syarat vaksinasi penguat menjadi tiga bulan setelah penyuntikan dosis kedua. Perubahan dilakukan dalam rangka percepatan vaksinasi Booster di Sragen.

“Aman bagi warga yang sudah divaksinasi dosis kedua tiga bulan,” Ungkap Hargiyanto kepada Inspirasiline.com Sabtu (19/2/2022) siang. Hargiyanto mengatakan syarat lain untuk vaksinasi Booster berusia minimal 18 tahun, telah disuntik Vaksin Sinovac/AztraZeneca dosis satu dan dosis dua.

Menurutnya, warga bisa datang untuk layanan Vaksinasi Booster di Sentra Vaksinasi Sukowati atau Puskesmas terdekat. Warga datang dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu Vaksin sebelumnya. Adapun Vaksin yang digunakan untuk Booster di Sragen adalah Aztra Zeneca dan Pfizer.

Sebelumnya iberitakan, kasus Covid-19 di Kabupaten Sragen terus bertambah signifikan sampai di atas 80 kasus baru per hari. Dengan ledakan kasus Covid-19 itu, Sragen disinyalir memasuki gelombang Covid-19 kali ketiga sebagaimana diprediksi pada 2021 lalu. Bed occupancy ratio (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur untuk ruang isolasi Covid-19 di rumah sakit sudah mencapai 50,74%. Sementara BOR intensive care unit (ICU) RS mencapai 20%.

Hargiyanto  menyampaikan kasus Covid-19 di Sragen terus meningkat singifikan. Rata-rata 60-70 kasus baru per hari. Rabu (16/2/2022), jumlah kasus baru mencapai 80 orang. Pada Kamis (17/2/2022) pun di atas 80 orang per hari.

Hari ini Sabtu (19/2/2022) kasus baru 131 orang, dirawat 420 orang. “BOR untuk tempat tidur isolasi Covid-19 di Rumah Sakit (RS) sudah terisi 104 pasien (51,74%) dari kapasitas 201 tempat tidur. Kemudian BOR untuk ICU Covid-19 di RS sudah terisi tiga orang atau 20% dari kapasitas 15 tempat tidur,” Ungkapnya.

Hargiyanto mengatakan tingginya kasus aktif ini menunjukkan mulai adanya gelombang ketiga Covid-19. Pihaknya berharap setelah gelombang ketiga ini lewat maka pemerintah bisa mencabut status pandemi menjadi endemi karena kemungkinan kasus menurun.

Sementara itu Puskesmas Plupuh 2 akan menggelar vaksinasi Covid-19 Rabu (23/2/2022) di Balai Desa Sidokerto, Kamis (24/2/2022) di Balai Desa Gedongan dan Jum’at (25/2/2022) di Balai Desa Gedongan. ( Sugimin/17)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *