Grobogan, Inspirasiline.com. Guna mencapai kestabilan harga minyak goreng di Kabupaten Grobogan yang saat ini bisa dibilang langka dipasaran, Disperindag Grobogan akan melakukan operasi pasar minyak goreng tahap dua. Demikian disampaikan Kepala Disperindag Kabupaten Grobogan Pradana Setyawan, SPt., MP kepada Inspirasiline.com melalui ponselnya, Sabtu (19/2/22).

Danis, panggilan akrab Kadisperindag Grobogan, menyebut OP tahap kedua akan dilaksanakan besok pada Selasa 22/2/22 di dua tempat yakni di halaman kantor kecamatan Godong dan Wirosari, dan pada Rabu 23/2/22 di halaman gedung Dalmadi Center Purwodadi. Minyak goreng yang dijual adalah minyak goreng dengan kemasan premium harga Rp.14.000 per liter dan setiap pembeli dibatasi hanya 2 pak saja ” Kali ini kami mengeluarkan sekitar 3000 liter minyak goreng kemasan premium, para pembeli besok hari Senin lusa sudah bisa ambil kuponnya di Kecamatan masing masing” ujar Danis.
Kata Danis, OP minyak goreng yang kedua ini nanti sedikit turun jumlah liternya, kalau ditahap pertama pihaknya mengeluarkan minyak goreng sebanyak 3.444 liter yang dilaksanakan di 4 tempat yakni pasar induk Purwodadi, pasar kuliner Jetis, komplek simpanglima dan di gedung Dalmadi Center.
Terkait hal itu, Danis menjelaskan berdasarkan PerMendag RI no.06 tahun 2022 tentang penetapan HET ( harga eceran tertingg) Minyak Goreng Sawit, Kemendag RI menerapkan kebijakan DMO ( domestic market obligation) dan DPO (domestic price obligation) untuk menjaga dan memenuhi ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau.
Dengan DMO dan DPO, HET minyak goreng tersebut adalah Rp.11.500,- per liter untuk minyak goreng curah, Rp.13.500,- untuk kemasan sederhana, dan Rp. 14.000,- untuk.kemasan premium. ” HET minyak goreng tersebut berlaku sejak 1 Pebruari 2022″ pungkas Kadisperindag Grobogan itu. ( jokowidodo)
