Pemkot Tegal Gelontorkan BLT DBHCHT dan Bantuan Transport: Bukti Nyata Negara Hadir Jaga Kesejahteraan Buruh dan Masa Depan Pendidikan Anak

NEWS

​TEGAL (inspirasiline.com) Pemerintah Kota Tegal kembali membuktikan komitmen dan keberpihakannya yang kuat kepada masyarakat melalui langkah nyata penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) bagi 197 buruh pabrik, serta penyaluran bantuan uang transport bagi 126 siswa tidak mampu.

​Acara penyerahan yang sarat makna dan kehangatan ini dilangsungkan di Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal, Selasa (28/7), dengan dihadiri langsung oleh Wali Kota Tegal, jajaran pimpinan OPD, camat, lurah, serta mitra strategis dari perwakilan BPR Bahari dan PT Tegal Jaya Makmur Sejahtera.

​Program penyaluran BLT DBHCHT kali ini menyasar secara presisi kepada 197 buruh pabrik rokok PT Tegal Jaya Makmur Sejahtera. Setiap buruh menerima alokasi bantuan sebesar Rp300.000 per bulan selama dua bulan, sehingga total bantuan yang diterima langsung oleh masing-masing penerima adalah Rp600.000, dengan total keseluruhan anggaran yang digulirkan mencapai Rp118.200.000.

​Tidak hanya berfokus pada pekerja sektor industri tembakau, Pemkot Tegal juga memperluas jaring pengaman sosial melalui bantuan uang transport bagi 126 siswa dari keluarga prasejahtera. Dukungan ini didistribusikan secara proporsional kepada:

​96 siswa SLB

​9 siswa SD/MI

​19 siswa SMP/MTs

​1 siswa SMA/SMK

​1 siswa PKBM

​Bantuan transport ini diberikan senilai Rp140.000 per bulan, dengan masa penyaluran 12 bulan untuk jenjang SD hingga SMA, serta 6 bulan khusus bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB).

​Sinergi Nyata untuk Akses Pendidikan dan Layanan Dasar.

​Kepala Dinas Sosial Kota Tegal, Dinar Marnoto, S.ST., M.Si, dalam laporan resminya menegaskan bahwa momentum ini merupakan bagian integral dari strategi besar pemerintah dalam memperluas akses layanan pendidikan dan kesehatan dasar yang merata.

​“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan yang sama untuk bersekolah. Bantuan ini adalah bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap masa depan generasi muda kita,” ungkap Dinar penuh optimisme.

​Ia memaparkan bahwa total pagu anggaran program ini mencapai Rp149.360.000, yang dialokasikan sebesar Rp120.960.000 untuk transport siswa miskin dan Rp28.400.000 disiapkan khusus untuk mendukung transport rujukan pasien miskin ke rumah sakit di luar kota.

​Dalam arahannya yang penuh semangat, Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M. menegaskan bahwa kehadiran program-program kerakyatan ini adalah wujud mutlak negara dan pemerintah daerah untuk berdiri di garis depan membersamai masyarakat.

​“Bantuan ini bukan sekadar uluran materi, tetapi sebuah suntikan semangat untuk membangkitkan harapan. Pemerintah Kota Tegal berkomitmen penuh agar anak-anak kita tetap bisa bersekolah tanpa terhalang tembok biaya, sebab pendidikan adalah investasi terpenting bagi masa depan bangsa,” tegas Dedy Yon.

​Wali Kota juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran terkait agar prinsip transparansi dan ketepatan sasaran dikawal secara ketat. Ia menekankan bahwa setiap rupiah uang rakyat yang disalurkan harus benar-benar mendarat di tangan yang berhak tanpa ada kompromi.

​Menutup arahannya, Wali Kota melontarkan pesan penuh motivasi dan energi positif kepada para siswa dan orang tua yang hadir di Pendopo Ki Gede Sebayu.

​“Kepada anak-anakku, teruslah belajar dengan giat dan jangan pernah gentar mengejar mimpi. Jangan biarkan kendala ekonomi menyurutkan langkah kalian. Kita semua di sini ada untuk memberikan dukungan penuh agar kalian mampu merajut masa depan yang gemilang,” pesan Dedy Yon, disambut antusias oleh para penerima. (Biet)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *