SEMARANG (inspirasiline.com) – Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro (UNDIP), Prof. Agus Trianto, S.T., M.Sc., Ph.D., kembali dipercaya menjadi Ketua Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan (FKPTPK) Indonesia untuk periode 2026–2028.
Ini menjadi kali kedua Prof. Agus memimpin forum yang menjadi wadah komunikasi dan kerja sama perguruan tinggi di bidang perikanan dan kelautan di Indonesia.
Pemilihan ketua menjadi salah satu agenda Pertemuan FKPTPK Indonesia ke-2 yang digelar di Auditorium FPIK UNDIP, Tembalang, Semarang, Kamis (10/9/2026). UNDIP menjadi tuan rumah pertemuan yang berlangsung pada 9–11 September 2026 dan dihadiri perwakilan perguruan tinggi bidang perikanan dan kelautan dari berbagai daerah di Indonesia.
Usai terpilih kembali, Prof. Agus menegaskan komitmennya untuk melanjutkan sekaligus merealisasikan program kerja yang telah disusun bersama pengurus FKPTPK.
“Forum ini merupakan momen yang baik untuk berdiskusi tentang berbagai masalah yang ada di sekitar kita, khususnya di bidang perikanan dan ilmu kelautan di Indonesia. Meski 70 persen luas wilayah Indonesia berupa laut dan merupakan negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, kelebihan ini belum bisa menjadi magnet bagi kaum muda untuk menekuni bidang perikanan dan ilmu kelautan,” ujar Prof. Agus.
Tingkatkan Minat Generasi Muda
Menurut Prof. Agus, salah satu perhatian utama FKPTPK dalam periode kepengurusan 2026–2028 adalah meningkatkan minat calon mahasiswa untuk menekuni bidang perikanan dan ilmu kelautan.
Upaya tersebut akan dilakukan antara lain melalui penyusunan rekomendasi kepada pemerintah dan para pengambil kebijakan. Rekomendasi diharapkan dapat mendorong kebijakan dan program di sektor perikanan dan kelautan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik bidang tersebut bagi generasi muda.
Selain meningkatkan minat calon mahasiswa, FKPTPK juga akan memperkuat jejaring kerja sama antarperguruan tinggi. Jejaring yang semakin kuat diharapkan membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, hingga berbagai kerja sama lainnya.
Forum juga akan mendorong pendataan penelitian yang dilakukan perguruan tinggi anggota, termasuk judul dan topik penelitian. Data tersebut diharapkan dapat menjadi gambaran mengenai peta penelitian perikanan dan kelautan di Indonesia.
Dengan adanya peta penelitian, perguruan tinggi dapat mengetahui bidang kajian yang telah dikembangkan institusi lain dan menemukan peluang kolaborasi penelitian yang lebih luas.
Dorong Modernisasi Pendidikan Perikanan dan Kelautan
Agenda lain yang menjadi perhatian FKPTPK adalah nomenklatur dan gelar akademik di bidang perikanan dan kelautan. Forum memandang perlu adanya kajian terhadap nomenklatur yang digunakan agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja.
Modernisasi nama program atau bidang keilmuan juga dinilai dapat membuat pendidikan perikanan dan kelautan lebih menarik serta mudah dipahami masyarakat.
Selain itu, FKPTPK akan membahas penguatan body of knowledge sebagai salah satu landasan pengembangan pendidikan tinggi perikanan dan kelautan. Hal tersebut berkaitan dengan pengembangan kurikulum yang tetap memiliki standar capaian kompetensi, tetapi memberikan ruang bagi setiap program studi untuk mempertahankan kekhasannya.
Prof. Agus mencontohkan, kekhasan sebuah program studi dapat menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa. Keunikan tersebut dapat dikembangkan melalui program kerja sama, termasuk kesempatan magang di luar negeri.
Menurutnya, karakteristik masing-masing program studi justru dapat menjadi kekuatan untuk meningkatkan daya tarik pendidikan tinggi perikanan dan kelautan di Indonesia.
FKPTPK Bahas Penyesuaian Nama Organisasi
Selain program pendidikan dan penelitian, forum juga menilai perlu dilakukan peninjauan terhadap nomenklatur organisasi.
Berdasarkan akta notaris, nama forum tercatat sebagai Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan (FPPTK). Penyesuaian nama menjadi salah satu hal yang perlu dibahas agar nomenklatur organisasi sesuai dengan perkembangan dan fungsi forum saat ini.
Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Indonesia (FP2TPKI/FKPTPK) merupakan wadah komunikasi dan kerja sama bagi pimpinan fakultas maupun program studi bidang perikanan dan kelautan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Forum tersebut menjadi ruang untuk menyatukan visi dalam pengembangan pendidikan tinggi perikanan dan kelautan, membahas penguatan kurikulum dan kompetensi lulusan, serta meningkatkan kontribusi dunia akademik terhadap pembangunan dan tata kelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia.
FKPTPK juga menjadi wadah untuk merespons perkembangan kebijakan pendidikan tinggi serta dinamika sektor perikanan dan kelautan nasional.
Sejak dibentuk pada September 2017, FKPTPK telah menggelar pertemuan dan rapat kerja secara berkala dengan lokasi yang bergilir di perguruan tinggi anggota.
Saat ini, sekitar 151 perguruan tinggi tercatat sebagai anggota forum. Keanggotaan tersebut mencakup perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Forum juga membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi kedinasan dan vokasi di bawah pembinaan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), termasuk kampus-kampus yang kini terintegrasi dalam Ocean Institute of Indonesia (OII).
Dengan terpilihnya kembali Prof. Agus Trianto sebagai Ketua FKPTPK periode 2026–2028, forum diharapkan semakin memperkuat sinergi antarperguruan tinggi serta meningkatkan kontribusi pendidikan tinggi perikanan dan kelautan dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan maritim Indonesia. (*)
