Perhutani Telawa Gandeng Masyarakat Percepat Kegiatan Tebangan E

NEWS

BOYOLALI (inspirasiline.com) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa terus mempercepat pelaksanaan kegiatan tebangan E pada sejumlah petak. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi optimalisasi pemanfaatan hasil hutan secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan capaian produksi kayu dan kontribusinya terhadap pendapatan perusahaan.

Kegiatan Administratur Telawa bersama Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan, mndor Tebang dan kru tebang tersebut menjadi bagian dari upaya Perhutani dalam meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan sinergi dengan petugas di lapangan dan para mitra kerja yang terlibat dalam kegiatan tebangan E. Selain memastikan pekerjaan berjalan sesuai dengan ketentuan serta memperhatikan aspek keselamatan dan kelestarian hutan.

Administratur KPH Telawa, Titus Aryanto menyampaikan bahwa kegiatan tebangan E Jati di petak 91B-1 Resort Pemangkuan Hutan Karengan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Karangwinong, di wilayah desa Wonoharjo Kecamatan Kemusu dapat berjalan dengan lancar, tertib serta aman diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat desa.

“Pekerjaan tebangan E merupakan tindakan silvikultur untuk memberikan ruang tumbuh yang optimal pada pohon tinggal, tidak berorientasi pada pencapaian target perusahaan, Diharapkan kegiatan tebangan ini juga memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar. Dengan demikian, target perusahaan dan peningkatan ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan tetap mengedepankan tercapainya kelestarian hutan,” ujar Titus, Kamis (17/9/2026).

Ia menambahkan, kegiatan produksi hasil hutan kayu merupakan bagian penting dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang produktif, lestari, serta mampu memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan dan masyarakat sekitar hutan.

Kegiatan tebangan E di petak 91B-1 Resort Pemangkuan Hutan Karengan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Karangwinong merupakan bagian dari pengelolaan hutan produksi yang dilaksanakan secara terencana. Sebelum pelaksanaan tebangan, tahapan persiapan teknis dilakukan, mulai dari inventarisasi tegakan, penataan batas, penandaan pohon, sosialisasi dengan masyarakat hingga penyusunan rencana kerja lapangan. Dengan demikian, pelaksanaan tebangan tetap memperhatikan aspek kelestarian sumber daya hutan dan kesinambungan produksi berkelanjutan.

Sementara itu, semangat dan optimisme juga ditunjukkan oleh para pekerja lapangan yang tergabung dalam Kru Tebangan Turus. Di tengah berbagai tantangan pekerjaan, mereka tetap berkomitmen menyelesaikan target yang telah ditetapkan perusahaan.

Perwakilan Koperasi Wono Mulyo Makmur desa Wonoharjo Mbah Budi menyampaikan bahwa seluruh anggota tim tebang melaksanakan tebangan sesuai intruksi serta aturan Perhutani guna meminimalisir kesalahan dan mengantisipasi kecelakaan kerja. Komunikasi yang terjalin, kekompakan dan semangat kerja guna mendukung keberhasilan program percepatan tebangan di BKPH Karangwinong.

Melalui sinergi antara jajaran manajemen, petugas lapangan, dan seluruh kru tebangan, Perhutani optimistis target produksi kayu tahun berjalan dapat tercapai secara optimal. Keberhasilan penyelesaian kegiatan tebangan diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan perusahaan sekaligus memperkuat peran Perhutani dalam mengelola sumber daya hutan secara produktif, lestari, dan berkelanjutan.

Dengan komitmen dan kerja keras seluruh jajaran KPH Telawa terus menunjukkan keseriusannya dalam mengelola potensi hutan secara profesional. Percepatan kegiatan tebangan ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan hutan yang baik tidak hanya berorientasi pada pencapaian target produksi, tetapi juga pada keberlanjutan sumber daya hutan bagi generasi mendatang. (jk/w3p)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *