Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com
KABAR santer di tengah masyarakat yang menyatakan Kepala SMA Negeri 1 Sragen Beti Marga Sulistyowati beserta sejumlah guru terpapar Covid-19, beberapa hari lalu, dipastikan tidak benar. Yang bersangkutan memastikan dirinya dalam keadaan sehat dan tidak terpapar Covid-19.

“Alhamdulillah, saya sehat dan tidak positif Covid-19. Saya kemarin sudah swab dan hasilnya negatif. Bisa saya tunjukkan hasilnya, kok,” ungkap Beti, panggilan akrab Kepala SMAN 1 Sragen Beti Marga Sulistyowati saat dihubungi inspiràsiline.com, Kamis (20/5/2021).
Beti mengakui, dirinya memang sempat menjalani swab test, karena ada suami dari guru di SMAN 1 Sragen yang terkonfirmasi positif, beberapa hari lalu.
Dari catatannya, ada dua suami guru yang terkonfirmasi positif. Yang satu sudah dinyatakan sembuh dari karantina di Technopark, setelah terpapar sekitar dua pekan lalu dan hasilnya negatif.
Atas kejadian itu, semua guru dan karyawan juga sudah menjalani swab test. Beti pun memastikan, seluruh hasil swab test tersebut menunjukkan tidak ada satu pun guru maupun karyawan di SMAN 1 Sragen yang positif.
“Sekali lagi, kami sampaikan bahwa di SMAN 1, guru dan karyawan tidak ada yang positif. Tapi kalau keluarga guru ada, 2 orang, tapi yang satu sudah sembuh kemarin. Ini perlu saya luruskan, biar nggak salah kalau ada informasi lain di luar,” jelasnya.
Dengan fakta itu, Beti menegaskan, kondisi di SMAN 1 Sragen aman-aman saja dan aktivitas juga berjalan seperti biasa. Terlebih untuk guru dan karyawan, semuanya sudah divaksin, sehingga dipastikan memiliki kekebalan.
“Aktivitas di sekolah tidak ada masalah. InsyaAllah aman, karena semua guru dan karyawan sudah divaksin,” imbuhnya.
Sementara untuk guru yang suaminya terpapar, sudah diminta tidak masuk dan menjalani isolasi mandiri terlebih dulu.
“Yang satu (guru), kemarin sudah saya suruh masuk, soalnya sudah dua pekan lebih isolasi mandiri di rumah, meski tidak positif. Dia sendiri sudah aman, karena swab-nya negatif. Yang satu juga saya minta di rumah dulu dan keluarganya aman, karena negatif. Cuma suami saja yang positif dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD),” tandasnya.***
