Desa Pamotan Pilot Projec RJ Di Rembang

NEWS

Rembang, Inspirasiline.Com – Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan,  menjadi pilot project rumah restorative justice (RJ). Program ini di-launching langsung Jaksa Agung RI Burhanudin secara virtual beberapa hari lalu.

Hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi satuan kerja (satker) Kejaksaan Negeri Rembang karena dari 347 satker kejari. Mengingat Rembang menjadi satu diantara 31 yang di telah diresmikan.

Usai launching dilanjutkan penandatanganan surat keputusan bersama (SKB). Merangkum standar operasional tentang pelaksanaan rumah RJ. Pengaturan tentang tugas dan peran. Pemda, mitra penegak hukum, dukungan tokoh masyarakat, agama serta masyarakat setempat.

Di wilayah Jawa Tengah. Kejaksaan Negeri Rembang terpilih menjadi satker, diantara tiga yang mewakili Kejati  Jateng. Yakni bersama Surakarta dan Kabupaten Magelang.  Di Kabupaten Rembang Desa Pamotan ditunjuk sebagai pilot project.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Rembang Abdul Hafidz, Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’. Sekda Rembang, Fahrudin. Dandim 0720 Rembang, Letkol Kav Donan Wahyu Sejati. Wakapolres Kompol M Adimas.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang, Syahrul Juaksha Subuki beserta tim dari jajarannya. Ketua Pengadilan Anteng Supriyo Forkompimcam, Kepala Desa  Pamotan Maskur Rukhani, tokoh masyarakat dan agama.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengapresiasi dan senang hadirnya rumah RJ di Kabupaten Rembang. Menurutnya dengan adanya program tersebut, menunjukkan bahwa ada dinamika yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Bagaimana sebuah penyelesaian hukum secara adil.

”Di sinilah kelihatannya akan tampak. Sehingga kami akan bersinergi terus dengan kegiatan-kegiatan yang ada. Nanti pak Sekda supaya juga support. Agar jangan sampai di sini saja, tetapi ada tindak lanjut pelaksanaannya,” ujar Abdul Hafidz.

Menurut Bupati rasa keadilan penting. Karena hukum pada hakikatnya telah muncul dari masalah sosial masyarakat. Kalau ada pernyataan dari masyarakat ke masyarakat salah satunya rumah RJ sangat tepat.

baca juga:  Produk UMKM Rembang Laris Manis, Omzet Mendekati Rp 500 Juta

”Ke depanaya berharap di Rembang nanti tidak hanya di Pamotan. Di tempat-tempat lain juga dibangun seperti ini. Sehingga pelayanan lebih dekat pada masyarakat,” tandas Hafidz.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang, Syahrul Juaksha Subuki didampingi Kasi Pidana Umum (Pidum), Dimaz Atmadi dan Kasi Intel, Agus Indra Y mengatakan, Kabupaten Rembang dianggap qualified (memenuhi syarat) sebagai rumah RJ. Asumsi jumlah penduduk besar, statistik penanganan perkara rendah sehingga jadi pilot project.

”Kita launching rumah RJ Kejaksaan Negeri Rembang, di kampung Probity, Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan. Makna Probity akronim dari Pamotan zero konflik, berorientasi bijak dengan RJ. Secara termitologi kamus bahasa ingris, jujur, adil dan tulus” ujarnya pada pada media. (Yon Daryono)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *