RSUD Sukowati Tangen terima kunjungan Tim Visitasi

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Hadirnya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukowati Tangen  di wilayah utara Bengawan tidak hanya memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Kabupaten Sragen dan sekitarnya, tetapi juga termasuk Kabupaten sekitarnya seperti Kabupaten Grobogan, Magetan dan Ngawi.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati  saat menerima Tim Visitasi Rumah Sakit (RS) dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (Dinkes Prov Jateng) dan Tim Visitasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen di Aula RSUD Sukowati Tangen Selasa (14/6/2022).

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto beserta para Asisten Sekda Sragen dan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspimcam) Tangen serta seluruh civitas hospitalia RSUD Sukowati Tangen.

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam sambutannya  mengatakan, awal Pembangunan RSUD Sukowati Tangen merupakan perwujudan misi-visi Bupati dan Wakil Bupati yaitu ide pembangunan ke 3 RS milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen.

“Kami melihat skala prioritas dan kebutuhan masyarakat, hadirnya RS di wilayah utara tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Sragen tetapi masyarakat luar Kabupaten Sragen yaitu Kabupaten Grobogan, Magetan dan Ngawi. Dengan adanya RS ini diharapkan adanya mulplier effect sehingga pertumbuhan ekonomi akan meningkat, kesenjangan antara wilayah utara dan selatan bengawan akan semakin berkurang, masyarakat dapat menikmati layanan kesehatan. Saat itulah kami putuskan untuk mendirikan RSUD Sukowati Tangen.”ungkap Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati menegaskan.

Dikatakan, dengan kurun waktu yang sedemikian lama, Tahap I dilakukan pembangunan Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada tahun 2018. Tahap II pembangunan gedung pelayanan/pelayanan penunjang terhenti karena Pandemi Covid-19. Tahun 2021 mulai dikerjakan kembali dengan semangat Gotong Royong sehingga diawal tahun 2022 pembangunan gedung telah selesai walaupun belum sempurna.

“Target kami pada (23/6/2022) RSUD Sukowati Tangen  diresmikan. Setelah kita resmikan semoga dapat memenuhi hasil visitasi hari ini Selasa (14/6/2022) semua kekurangan harus kita kerjakan walaupun ada waktu 6 bulan untuk dapat menyelesaikan pemenuhan semuanya baru akhirnya dapat beroperasi.” Ungkapnya.

Yuni sapaan akrab Bupati Sragen meminta kepada seluruh rekan sejawat dokter umum, spesialis, para dokter yang telah mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)  yang ditempatkan di Tangen untuk dapat mengembangkan RSUD Sukowati Tangen, agar bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“Pada bulan November kita akan mengikuti akreditasi sehingga nanti diawal Februari atau Maret 2023, kita sudah bisa melayani pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Tahun depan kita punya target untuk melayani pasien BPJS. Karena memang segmentasi RS di wilayah utara bengawan ini jika tidak melayani pasien BPJS, pasien tidak akan mau berobat. Ini target yang saya serahkan kepada teman-teman RSUD Sukowati Tangen supaya semangat harus Kerja keras.”Ungkap Yuni menekankan.

Yuni mengatakan,  akan memenuhi penerapan standar yang masih kurang dalam hasil visitasi tersebut dan menjamin sebagai Kepala Daerah akan bertanggung jawab  dan sanggup untuk memenuhinya.

“Semoga hasilnya memuaskan. Jika ada kurangnya itu pasti. Tapi kita tetap optimis harus bisa operasional di bulan Juni. Karena sudah menjadi  misi dan visi agar RSUD Sukowati Tangen dapat berjalan dengan baik sesuai dengan cita-cita bersama  untuk dapat melayani masyarakat.”Ungkap orang nomor 1 di Bumi Sukowati itu berharap

Salah satu Tim Visitasi dari Dinkes Prov Jateng Diah Irawati, SKM menyatakan, dengan adanya regulasi baru agar semua penyelenggara RS harus melakukan perubahan dan penyesuaian pengumpulan penerapan standar. Seperti didalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 47 diatur tempat tidur menjadi kunci penetapan kelas. Tempat tidur di ICU juga harus tersedia. Tempat Tidur (TT) isolasi juga harus tersedia.

Dengan adanya regulasi tersebut, diperlukan perubahan terutama tuntutan kesiapan pelayanan masyarakat untuk segera menyesuaikan. Sistem pendaftaran dan antrian, rekam medis dan resep juga sudah harus dalam bentuk digital. Semua pelayanan kesehatan RS membutuhkan jaringan yang stabil. Khususnya penguatan jaringan internet seperti sistem rujukan faskes yang akan merujuk ke RS sudah melalui sistem digital yang terintergrasi.

Menurutnya, dengan tercapainya pemenuhan penerapan standar diharapkan dapat mendukung tercapainya mutu pelayanan kesehatan yang mana merupakan persyaratan mutlak bagi RS sehingga kinerja pelayanan kepada masyarakat lebih optimal. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

3 thoughts on “RSUD Sukowati Tangen terima kunjungan Tim Visitasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *