Pabril Sepatu Pati Bisa Tampung 15 Ribu Karyawan

NEWS

Pati-Inspirasiline.com. PT Hwaseung Indonesia (PT HWI) Pati rencana diresmikan Juli mendatang. Disebutkan, pabrik produksi sepatu olahraga ini dapat menampung sekitar 15 ribu karyawan.

Ini diungkapkan Bupati Pati Haryanto saat meninjau pembangunan pabrik PT HWI Pati. Pabrik tersebut terletak di Jalan Pati-Rembang, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati.

”Mudah-mudahan bisa diresmikan bulan Juli atau Agustus. Karena operasional pabrik ini SDM-nya perlu ditraining dulu. Disiapkan dulu. Karena tidak mudah mengelola karyawan yang banyak,” ujar Haryanto.

Ia berharap berdirinya pabrik ini bisa menampung tenaga kerja asal Kabupaten Pati. Dengan begitu, warga Pati tak perlu lagi kerja ke luar daerah hingga menjadi Pekerja Migran Indonesia di luar negeri.

”Dalam waktu dekat ini bisa diresmikan. Dan bisa menampung tenaga kerja yang ribuan secara bertahap. Sampai selesai kurang lebih ada 15 ribu tenaga kerja,” kata Haryanto.

Menurutnya, membuat investor percaya dan mau berinvestasi ke Kabupaten Pati bukan persoalan mudah. Maka dari itu, adanya pabrik asal Korea Selatan di Pati ini perlu disyukuri.

”Ini tidak mudah. Agar warga Pati tidak pergi jauh-jauh bekerja di Jepara, Semarang, Demak, Jakarta, Bekasi, cukup bekerja di Pati,” lanjut Haryanto.

Perwakilan PT HWI, Sugito menjelaskan ribuan tenaga kerja itu tidak bisa langsung dipekerjakan pada tahun ini. Pihaknya memerlukan tahapan-tahapan untuk menjaring karyawan. Pada tahun ini, rencananya ada sekitar 2.500 pekerja yang akan dipekerjakan.

”Sebagian kita ambilkan tenaga ahli asli Pati yang sekarang bekerja di HWI 1 di Jepara. Gaji sama dengan Jepara. Sebagai tenaga pembimbing di sini. Sisanya karyawan baru. Akhir tahun ini mudahan lancar, 2.500 sudah bisa bekerja di perusahaan ini,” ungkap dia.

Ia mengungkapkan saat ini pihaknya masih melakukan pembangunan. Sudah 85 persen pembangunan dilakukan. Nantinya setelah diresmikan, ia yakin pada bulan September nanti bisa ekspor.

baca juga:  Langgar Kode Etik, Lima PNS Pemkab Sragen Dijatuhi Hukuman Disiplin

”September target kami sudah bisa melakukan ekspor perdana. Di Juli kita mulai lakukan training,” pungkas Sugito. (Yon Daryono)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *