Grobogan-Inspirasiline.com. Dalam rangka melakukan upaya pencegahan terhadap penyakit HIV/AIDS di arena Lapas, sebanyak 100 orang warga binaan Lapas II B Purwodadi Grobogan mengikuti pemeriksaan VCT ( voluntary consulting and testing) Mobile bertempat di aula lapas tersebut, Kamis (23/6/22).
Kegiatan tersebut dilaksanakan atas kerjasama Lapas Purwodadi dengan Puskesmas Purwodadi I dan Dinkes Kabupaten Grobogan.
Kasi Perawatan Napi/Anak Lapas Purwodadi, Wahyu K.Qorim, S.Tr.Pas kepada Inspirasiline.com mengatakan pihak Lapas untuk tahap pertama ini mengerahkan 100 orang dari junlah 229 orang warga binaan, sedangkan sisanya masuk dalam tahap kedua yang direncanakan dilaksanakan tanggal 6 Juli mendatang. “Warga binaan kami sejumlah 229 orang, yang mengikuti VCT Mobile saat ini baru 100 orang, sisanya nanti 6 Juli” ungkapnya.
Hadir dalam kegiatan VCT Mobile, Kasi Penanggulangan Penyakit Menular Dinkes Grobogan Gunawan Cahyo Utomo MPH, Sekretaris KPAD Sri Rahayu, SE, Dokter Puskesmas dan paramedis Puskesmas Purwodadi I. Kasi Perawatan Napi/Anak Wahyu K.Qorim, Kasi Binadik & Giatja Lapas Purwodadi Mustofa, SH.

Sebelum dilakukan VCT , dokter Puskesmas Purwodadi I menyampaikan penyuluhan kesehatan tentang bahaya HIV/AIDS kepada warga binaan.
Satu persatu warga binaan Lapas Purwodadi di data, kemudian diambil sampel darahnya. Kalau ternyata dari hasil pemeriksaan ada yang positip HIV, maka namanya harus dirahasiakan dan dilakukan konseling di ruang tersendiri. ” Kalau ada ditemukan positip HIV, kami langsung melakukan konseling kepadanya” ucap dr. Endang Puskesmas Purwodadi I.
Terpisah, Kasi Penanggulangan Penyakit Menular Dinkes Grobogan Gunawan CU, MPH menjelaskan di Grobogan secara komulatif hingga Mei 2022 terdapat 1529 kasus terkonfirmasi positip HIV, 91 diantaranya adalah anak. Sedangkan kasus HIV meninggal sebanyak 380 orang.
Upaya pencegahannya salah satunya melakukan test HIV terhadap kelompok kelompok beresiko tinggi seperti lokalisasi, tempat karaoke, lapas lapas, sehingga akan diketahui sumbernya.
Gunawan mengatakan semua Kecamatan di Kabupaten Grobogan sudah ditemukan penderita HIV, terbanyak adalah Kecamatan Purwodadi disusul Toroh, Tawangharjo dan Penawangan.
Ali Rukamto (45), salah satu warga binaan Lapas Purwodadi mengaku senang dengan adanya VCT Mobil yang sedang dijalankan di Lapas, karena dengan kegiatan ini sesorang bisa diketahui kesehatanya terkait dengan penyakit HIV.
Hal yang sama juga disampaikan Sutarmadi (50) warga binaan Lapas Purwodadi asal Kradenan yang mengaku senang adanya pemeriksaan HIV tersebut.
Di bagian lain Sekretaris KPAD Grobogan Sri Rahayu SE yang turut hadir menghimbau kepada warga binaan Lapas Purwodadi dan semua saja agar menghindari perilaku sex yang beresiko HIV/AIDS. ( jokowi )
