Sragen-Inspirasiline.com. Maraknya kasus kehamilan di bawah umur di Kabupaten Sragen disayangkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kompak HAM.
Kepala Divisi Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPA) LSM Kompak HAM Reni Puji Astuti mencontohkan, di Kecamatan Kedawung siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hamil sampai melahirkan, di Kecamatan Jenar justru masih Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Ada di beberapa titik tempat di Kabupaten Sragen di antaranya, Kecamatan Jenar, Sukodono, Kedawung, Sambirejo, dan mungkin masih banyak lagi yg belum di ketahuinya. Dan semua kasusnya hamil di bawah umur” Ungkapnya kepada Inspirasiline.com Rabu (29/6/2022)
LSM Kompak HAM mengajak semua orang tua, Aparat Sipil dan Pemerintah ikut mengawasi dan memberikan pengertian serta motifasi yang positif kepada anak-anak, agar terhindar dari perbuatan-perbuatan yang negatif.
“Tidak hanya itu, Pemerinrah harus membuka lapangan pekerjaan seluas luasnya, agar masyarakatnya tidak lagi ketergantungan. Di sekolah juga harus ada ketegasan dalam pemeriksaan gadget yang mungkin bermula dari media sosial (medsos) dan lain-lain” Ungkap Reni Puji Astuti menegaskan.
Menurutnya membangun Sragen tidak hanya dari infrastrukturnya saja, tetapi juga akhlak manusianya jang harus di bangun sejak dini. ( Sugimin/17)

Breeding scheme get generic cytotec without a prescription The retrospective analysis of outcome generated a highly significant hazard ratio for OS of 0